Pages

Senin, 31 Januari 2011

Stoner Ungkap Kekurangan Honda

Sepang - Casey Stoner mengungkapkan kekuatan dan kelemahan yang dimiliki Honda. Pembalap Australia itu menilai soal mesin sudah bagus. Sementara stabilitas saat melakukan pengereman masih harus diperbaiki.

Stoner berhasil tampil memuaskan dalam melakoni tes MotoGP di Valencia, November silam. Menggeber motor Honda, rider asal Australia itu berhasil meraih posisi kedua di hari pertama dengan catata waktu 1 menit 32,775 detik.

Stoner sukses memperbaiki peringkat dan catatan waktunya di hari kedua. Eks Ducati itu meraih posisi pertama dengan catatan waktu 1 menit 32,066 detik.

Dari hasil tes itu, Stoner mulai mendapatkan gambaran tentang kekuatan dan kelemahan dari Honda. "Bagi saya, karakter mesin Honda lebih lembut bila dibandingkan dengan Ducati. Di Honda, saya mampu lebih baik dalam melakukan kontrol yang itu terjadi pada gas. Saya senang dengan kondisi ini," ujar pembalap 25 tahun itudilansir dari Crash.

Sementara itu soal kelemahan, juara dunia 2007 tersebut menyoroti soal stabilitas saat melakukan pengereman. "Saya pikir secara umum dan itu bisa kita lihat melalui televisi di musim balapan kemarin, kami harus melakukan perbaikan dalam stabilitas saat pengereman. Semua pembalap di tim ini sependapat soal hal ini, jadi kami harus memiliki tujuan yang jelas."

"Bila kami bisa melakukan pembenahan dalam aspek stabilitas saat pengereman dan juga sedikit perbaikan di casis, saat berbelok di tengah tikungan, maka RCV akan berubah jadi motor luar biasa menjadi motor juara," tuntas Stoner.

Ada pun soal masih adanya kekurangan dalam hal stabilitas ini juga diungkapkan oleh rekan satu tim Stoner, Dani Pedrosa. "Secar akhusus kami harus melakukan sesuatu hal tambahan untuk memperbaiki stabilitas motor ketika memasuki tikungan dan juga traksi ketika meninggalkan tikungan," ujar pembalap asal Spanyol itu dilansir dari situs resmi MotoGP

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport

Jumat, 28 Januari 2011

Alonso: F150 Lebih Cocok denganku

Fernando Alonso yakin, dia akan berada dalam posisi yang lebih kuat lagi pada awal musim 2011, yang menjadi musim keduanya bersama Ferrari. Pebalap Spanyol ini mengatakan, desain F150 sangat cocok dengan gaya membalapnya.
Juara dunia 2005 dan 2006 ini mengakui, dia perlu waktu beradaptasi untuk mengendarai Ferrari ketika pertama kali bergabung pada tahun lalu setelah dua musim membela Renault. Tetapi, sekarang dia lebih optimistis setelah Ferrari melakukan pengembangan yang cocok dengannya.
"Tak ada masalah ketika saya datang pada Januari 2010. Saya mengendarai sebuah mobil yang memiliki karakter berbeda dengan apa yang saya kendarai pada tahun-tahun sebelumnya," ujar Alonso saat peluncuran Ferrari F150 di Maranello, Jumat (28/1/11).

"Sekarang saya akan mengendarai mobil yang merupakan terusan dari apa yang saya kendarai pada 2010. Saya pikir semua pengembangan dan arah perbaikan mobil selama lebih dari setahun memiliki beberapa yang sesuai dengan gayaku. Karena itu, saya pikir saya akan lebih percaya diri dengan mobil tahun ini. Saya akan merasa lebih nyaman mengendarai mobil, dan juga akan lebih muda bagi saya untuk memprediksi. Sekarang saya juga tahu tim saya mengenal orang-orangnya, rekan-rekan, nama semua mekanikku. Sesuatu yang tidak ada ketika tampil di Bahrain tahun lalu. Karenanya, itu juga membantu," ujarnya.
"Tahun lalu saya tidak memiliki sejumlah teman-teman ini (desainer Ferrari), tetapi sekarang saya sudah memilikinya sehingga saya memanggil mereka setiap dua hari. Semoga kami akan melihatnya di Valencia," katanya.

Sumber : kompas.com

Bautista Terinspirasi Rossi dan Lorenzo

Alvaro Bautista mencanangkan target besar peada MotoGP 2011. Pebalap Rizla Suzuki ini berjanji untuk bisa naik podium pertamanya sejak melakukan debut di kelas paling bergengsi tersebut pada 2008.
Prestasi terbaik Bautista ketika menjadi rookie adalah dua kali finis di posisi lima dan mencetak poin hampir dua kali sama banyaknya dengan rekan setim dan peraih sembilan kemenangan seri MotoGP Loris Capirossi, yang mencatat hasil terbaik di posisi tujuh. Capirossi, yang sudah pindah ke Pramac Ducati, adalah pebalap terakhir Suzuki yang berhasil naik podium di Brno, pada 2008.

Kini, Bautista menjadi pebalap tunggal Suzuki GSV-R setelah tim Jepang itu merampingkan proyek MotoGP. Karena itu, dia tak ingin mengecewakan Suzuki, yang sudah memberikan kepercayaan kepadanya.
"Saya akan menjadi pebalap tunggal di tim, tetapi saya memiliki kepercayaan besar kepada Suzuki karena tahun lalu kami melakukan sebuah pekerjaan yang bagus terhadap motor dan kami akan meneruskannya pada tahun ini," ujar Bautista kepada situs resmi MotoGP.
"Tahun lalu saya meraih dua kali posisi lima yang tentu saja menyenangkan. Tetapi tahun ini saya ingin memasang target untuk bertarung meraih podium dalam beberapa seri. Saya pikir, jika kami melakukan pekerjaan yang bagus di pra-musim, maka ini bisa terjadi.
"Sebagai pebalap tunggal, pabrik akan bekerja sesuai dengan permintaan saya, sedangkan apabila ada pebalap lain, dia mungkin memberikan masukan yang berbeda. Saya tahu, mereka akan bekerja hanya untuk saya dan ini sangat positif karena mereka akan bekerja dari apa yang saya beri masukan."
Bautista mengakui, dia terinspirasi oleh persaingan ketat antara Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo. Rossi, peraih tujuh gelar juara dunia MotoGP, dengan cepat beradaptasi dengan Yamaha MotoGP setelah kedatangannya pada 2004, sedangkan Bautista kadang-kadang mengalahkan juara dunia baru, Lorenzo, di kelas 250cc dan 125cc.

"Ketika Valentino pergi ke Yamaha, mereka (Yamaha) merupakan motor yang barangkali tidak diperhitungkan jika dibandingkan dengan yang lainnya. Tetapi Rossi membuatnya jadi sang juara. Saya pikir, dengan kerja keras dan pengetahuan mengenai apa yang dibutuhkan untuk dilakukan, maka motor GSV-R bisa diperbaiki," ujar pebalap Spanyol ini.
"Suzuki memiliki kapasitas dan potensi untuk melakukan ini dan kami akan melihat jika kami bisa melakukannya pada musim dingin ini."

Sumber : Kompas.com
foto : CRASH

Red Bull Dekap Vettel Sampai 2012

Juara dunia F1 2010 Sebastian Vettel tampaknya tak akan dilepas Red Bull sampai 2012, meski kontraknya habis tahun ini. Suka atau tidak, pebalap asal Jerman itu harus menerima kenyataannya. Boleh jadi, ini berkaitan dengan rumor dirinya akan disandingkan sama Fernando Alonso di tim Ferrari pada 2012.
Dalam musim kompetisi 2011, Vettel punya tugas berat dari timnya Red Bull Racing (RBR). Di antaranya, ia harus masuk dalam tiga besar peringkat dunia dan jumlah kemenangan tidak ditentukan, termasuk juga eventnya. Dua tuntutan ini terungkap dalam majalah interen Red Bull, Speedweek.

Bahkan ada pernyataan dari penasehat motorsport Red Bull Dr Helmut Marko di majalah tersebut kalau pihaknya tak akan melepas Vettel. Malah, tahun lalu, pimpinan RBR Christian Horner sempat bergurau kalau jagoannya berusia 23 tahun itu (vettel) akan "didekap" sampai 2028.
Memang, Vettel pernah dikabarkan akan pindah ke Ferrari. Malah, ia pernah menyatakan secara spontan bahwa bisa membawa Ferrari menjadi 'mimpi' nya pada suatu hari. Malah bos Ferrari, Luca di Monetzemolo sudah memberi isyarat kepada timnya melalui sindirannya bahwa Vettel suatu hari akan membalap sama Ferrari.

Marko coba menguburkan semua rumor itu dengan berkomentar mengatasnamakan vettel. "Ia tidak akan pernah berubah selama Fernando masih ada. Kalau tidak, ia akan jadi bodoh dan Vettel tidak akan meninggalkan kita," tegas Marko.

Sumber : Kompas.com
Foto : katroboy.wordpress.com

2012 MotoGP Diikuti 22 Pebalap

Bos Dorna (pelaksana balap MotoGP), Carmelo Ezpeleta menjamin kalau musim balap 2012 akan diikuti 22 motor dibandingkan 2001 yang akan melepas 17 starter. Lonjakan ini dikarenakan diterapkannya regulasi baru, dari mesin 800 cc (sekarang) menjadi 1.000 cc.

Tak cuma itu. Mesin produksi pun diizinkan dipakai balap. Tujuan perubahan ini untuk mengurangi anggaran dan meningkatkan partisipasi peserta.

"Tantangan bagi kita tahun depan, bagaimana membuat kejuaraan yang lebih ekonomis bagi tim, terutama untuk tim independen (bukan pabrikan)," ungkap Ezpeleta. Ia yakin akan diikuti sedikitnya 22 pebalap dari hasil pembicaraannya dengan orang-orang di sekitar MotoGP.

Bahkan, lanjutnya, pihaknya sudah mempunyai beberapa tim pabrikan yang lama maupun baru telah menunjukkan minatnya untuk tampil. "Namun, tidak bisa 100 persen diungkap sekarang," sebut Ezpeleta.

Mengenai singgungan dengan kejuaraan dunia superbike (SBK) karena 1.000 cc, Ezpeleta menegaskan pihaknya (Dorna) tidak ada konflik dengan promotor SBK Infront.

"Kami mengikuti kontrak dengan FIM dan tidak ada masalah. Diskusi soal (apa yang) prototipe dan bukan prototipe bukan menjadi tugas kami. Tidak ada yang dapat mengatakan kalau salah satu motor yang tampil di MotoGP bukan prototipe," tegas Ezepeleta.
 
 Sumber : kompas.com
foto : MotoGP

Mengejutkan! Rossi Ikut Tes Superbike

Valentino Rossi membuat kejutan. Hanya beberapa hari menjelang tes resmi pertama MotoGP 2011, "The Doctor" di luar dugaan mengikuti uji coba Ducati Superbike di Misano, Italia.
Rossi punya alasan untuk mengikuti tes yang tahun lalu juga pernah dia lakukan bersama Yamaha R1. Pebalap berusia 31 tahun ini ingin menguji perkembangan pemulihan cedera patah tulang kering kaki kanannya yang dialami Juni lalu. Menunggang 1198, Rossi juga mengetes kebugarannya setelah operasi bahu pada pertengahan November.
Minggu depan di Sepang, 1-3 Februari, Rossi untuk pertama kalinya mengendarai sebuah motor MotoGP sejak operasi bahu. Kesempatan itu juga menjadi momen pertama juara dunia tujuh kali kelas premier tersebut di trek bersama Ducati Marlboro.
"Pertama sekali, saya ingin berterima kasih kepada Filippo (Preziosi) dan Ducati yang menyelenggarakan tes ini," ujar Rossi.
"Sirkuit Misano membiarkan kami melakukan tes sehari ketika Mattia (Pasini) berencana membalap untuk mengonfirmasi kondisinya.Trek kurang lebih mengonfirmasi apa yang kami harapkan: bahu sakit, terutama saat mengerem, ketika bagian depan sakit di mana mereka menjahit tendon. Pergerakan sudah cukup stabil. Ketahanan juga tidak terlalu buruk, tetapi terlepas dari itu, masih terasa sakit dan tidak terlalu kuat".
"Semoga dalam beberapa hari ke depan sudah bisa lebih baik sebelum tes di Malaysia. Ketika ke sana, kami akan berusaha melihat posisi saat berkendara serta mengumpulkan informasi penting mengenai Desmosedici, meskipun saya tidak dalam kondisi bagus. Hari ini saya melakukan total 25 lap bersama 1198 Superbike, yang mana motor yang memiliki sejarah bagi Ducati: indah dan cepat. Saya suka!," ujarnya.

Sumber : Kompas.com
foto : CRASH

Selasa, 25 Januari 2011

"Presenter" Cantik Ini Tak Lagi di MotoGP

Musim lalu, para penggemar MotoGP yang menyaksikan tayangan paling bergengsi tersebut lewat BBC Sport pasti sangat terhibur. Bukan cuma karena bisa melihat aksi para pebalap menggeber motornya, melainkan ada sisi lain yang tak kalah menarik (mungkin paling menarik), yaitu kehadiran presenter cantik Jennie Gow.
Namun, pada MotoGP 2011 ini, sosok wanita kelahiran 20 Mei 1977 tersebut takkan terlihat lagi di layar kaca. Si cantik itu, yang memulai pengalaman kerjanya di media pada 1992 di The Henley Standard, mengumumkannya melalui akun Twitter pada Selasa (25/1/2011) pagi.

"Hanya ingin supaya Anda tahu, saya tidak akan di MotoGP lagi untuk BBC tahun ini. Musim lalu merupakan pengalaman yang menyenangkan dan saya bertemu dengan orang-orang hebat."
"Saya sedang bekerja pada beberapa proyek baru yang menyenangkan sehingga segera akan melihat kalian. Terima kasih atas semua dukungan dan persahabatan!
"Oh ya, semoga sukses bagi 8 pebalap Inggris di MotoGP, 125cc, dan Moto2 tahun ini—saya akan selalu mengikuti kalian dari mana saja saya berada di dunia ini:)."

Gow menjadi presenter balap motor di BBC untuk musim 2010, menggantikan posisi Suzi Perry, yang sudah lama jadi presenter adu kecepatan "kuda besi" ini. Dia bekerja sama dengan komentator Charlie Cox dan Steve Parrish, plus wartawan pitlane, Matt Roberts.

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari BBC mengenai siapa yang akan menggantikan si cantik tersebut.
Selain di Motorsport, Gow juga terkenal ketika menjadi presenter sepak bola, rugbi, dan kriket. Dia juga pernah jadi presenter bagi Sky Sports News selama dua tahun.

Sumber : Kompas.com
foto : MOTORACEREPORTS.COM

Alain Prost Berharap Schumi Tidak Membalap Lagi

Mantan juara dunia F1 empat kali (1985, 1986, 1989, dan 1993) Alain Prost tidak mengharapkan Michael Schumacher tidak mengikuti rangkaian balap F1 2011. Masalahnya, faktor usia yang sudah terlalu tua dan tahun ini Schumi—panggilan akrab Michael—sudah 42 tahun.

Sejak tahun lalu, mantan pebalap McLaren (1980, 1984-1989), Renault (1981-1983), Ferrari (1990-1991), dan Williams (1993) itu mengatakan, Schumi yang menargetkan gelar juara ketika balik ke arena F1 sangat tidak realistis. Ia mengklaim pabrikan ban Bridgestone sebagai alasan kegagalannya. "Padahal, pemicunya, ya usianya sendiri," lanjut Prost.

Dalam wawancara dengan koran Swiss Le Matin Dimanche, ia mengatakan, "Perihal come back-nya dia (Schumi) adalah hak pribadinya dan saya menghormati itu meski tekadnya itu saya anggap mustahil. Saya berharap ia bisa membuktikan ucapan saya ini salah."
Prost mengaku tidak ketinggalan soal balap F1. Bahkan, ia mencoba mengitari beberapa lap dengan mobil baru untuk mengetahui perkembangan teknologi, yang membuat dirinya terpesona.

Sumber : Kompas.com
foto : AFP-KARIM SAHEEB/CATALOGAUTO

Daftar Pebalap MotoGP 2011

Federasi Motor Internasional (FIM) hari ini meluncurkan daftar sementara para pebalap MotoGP 2011. Tak ada kejutan dalam daftar nama-nama kontestan balap motor kelas paling bergengsi tersebut, karena hampir semuanya adalah muka lama.
Dari 17 nama yang ada, hanya muncul dua nama baru, yaitu Karel Abraham dan Cal Crutchlow. Abraham (Republik Ceko) akan memperkuat tim Cardion AB Motoracing, sedangkan Crutchlow akan menjadi tandem Colin Edwards di tim satelit Yamaha Tech 3. Pebalap Inggris ini menggantikan posisi Ben Spies, yang dipromosikan ke tim pabrik Yamaha, sebagai rekan setim juara dunia 2010, Jorge Lorenzo, yang akan mengenakan nomor 1 pada motornya.


Sedangkan tim Repsol Honda akan menempatkan tiga pebalap di lintasan. Selain dua pebalap lama Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso, tim Jepang ini juga diperkuat mantan juara dunia 2007 yang baru pindah dari Ducati, Casey Stoner.
Hanya saja, sampai sekarang Yamaha menjadi satu-satunya tim yang belum memiliki sponsor, setelah Fiat mengakhiri kontrak kerja. Ducati masih menjalin sponsorship dengan Marlboro, tetapi nama mereka (Marlboro) takkan tertera di motor Valentino Rossi dan Nicky Hayden, karena terbentur larangan iklan rokok.
Daftar nama pebalap dan tim MotoGP 2011
(1). Jorge Lorenzo SPA Yamaha Factory Racing (Yamaha)
(4). Andrea Dovizioso ITA Repsol Honda Team (Honda)
(5). Colin Edwards USA Monster Yamaha Tech 3 (Yamaha)
(7). Hiroshi Aoyama JPN San Carlo Honda Gresini (Honda)
(8). Hector Barbera SPA Aspar Team (Ducati)
(11). Ben Spies USA Yamaha Factory Racing (Yamaha)
(14). Randy De Puniet FRA Pramac Racing Team (Ducati)
(17). Karel Abraham CZE Cardion AB Motoracing (Ducati)
(19). Alvaro Bautista SPA Rizla Suzuki MotoGP (Suzuki)
(24). Toni Elias SPA LCR Honda MotoGP (Honda)
(26). Dani Pedrosa SPA Repsol Honda Team (Honda)
(27). Casey Stoner AUS Repsol Honda Team (Honda)
(35). Cal Crutchlow GBR Monster Yamaha Tech 3 (Yamaha)
(46). Valentino Rossi ITA Ducati Team (Ducati)
(58). Marco Simoncelli ITA San Carlo Honda Gresini (Honda)
(65). Loris Capirossi ITA Pramac Racing Team (Ducati)
(69). Nicky Hayden USA Ducati Team (Ducati)
Catatan: (-) adalah nomor motor

Sumber : Kompas.com
foto : AFP/JAVIER SORIANO

Selasa, 18 Januari 2011

MotoGP Kembali Pakai Tiga Sesi Latihan

Ada perubahan aturan untuk kompetisi MotoGP 2011. Setelah hanya menggelar dua sesi latihan plus kualifikasi dalam dua musim terakhir, tahun ini kembali digelar tiga sesi free practice selama 45 menit.

Demikian hasil keputusan Federation Internationale de Motocyclisme (FIM, International Motorcycling Federation), sebagaimana diumumkan situs resmi MotoGP, Senin (17/1/2011).

Sesi latihan bebas akan dilakukan sebanyak tiga kali, dua di hari Jumat, dan satu di hari Sabtu. Setelah sesi ketiga, baru dilakukan sesi kualifikasi selama satu jam untuk menentukan posisi start untuk balapan utama di hari Minggu.

Hal itu berlaku untuk semua kelas, yakni 125cc, Moto2, dan MotoGP.

Di musim 2009 dan 2010 sesi latihan hanya diadakan dua kali, di luar kualifikasi.

Berikut ini jadwal MotoGP 2011 di setiap serinya


Rabu: Tim-tim datang dan melakukan setingan.
Kamis: Tim-tim datang dan melakukan setingan
10.00-17.00 pertemuan teknis, persiapan lain-lain

Jumat
09.15-09.55 Free Practice 1 125 cc (40 menit)
10.10-10.55  Free Practice 1 MotoGP (45 menit)
11.10-11.55  Free Practice 1 Moto2 (45 menit)

13.15-13.55  Free Practice 2 125cc (40 menit)
14.10-14.55  Free Practice 2 MotoGP (45 menit)
15.10-15.55  Free Practice 2 Moto2 (45 menit)

Sabtu
09.15-09.55 Free Practice 3 125 cc (40 menit)
10.10-10.55  Free Practice 3 MotoGP (45 menit)
11.10-11.55  Free Practice 3 Moto2 (45 menit)

13.00-13.40 Kualifikasi 125cc (40 menit)
13.55-14.55 Kualifikasi MotoGP (60 menit
15.10-15.55 Kualifikasi Moto2 (45 menit)

Minggu
08.40-09.00 Warm up 125 cc (20 menit)
09.10-09.30 Warm up Moto2 (20 menit)
09.40-10.00 Warm up MotoGP (20 menit)

11.00 Balapan 125 cc
12.15 Balapan Moto2
14.00 Balapan MotoGP


Kalender musim 2011

20 Maret - Qatar * - Losail
3 April - Spanyol - Jerez
24 April - Jepang - Motegi
1 May - Portugal - Estoril
15 Mei - Prancis - Le Mans
5 Juni - Catalunya - Catalunya
12 Juni - Britania Raya - Silverstone
25 Juni - Belanda ** - Assen
3 Juli - Italia - Mugello
17 Juli - Jerman - Sachsenring
24 Juli - Amerika Serikat *** - Laguna Seca
14 Agustus - Rep Ceko - Brno
28 Agustus - Indianapolis - Indianapolis
4 September - San Marino & Riviera di Rimini - Misano
18 September - Aragon – Motorland
16 Oktober - Australia - Phillip Island
23 Oktober - Malaysia - Sepang
6 November – Valencia - Ricardo Tormo Valencia

* Balapan malam
** Balapan hari Sabtu
*** Hanya kelas MotoGP

Sumber : Rossi Finza Noor - detiksport
Foto : (REUTERS)

Kondisi Bahu Rossi Makin Membaik

Madonna Di Campiglio - Kabar baik diterima Ducati soal perkembangan kondisi bahu Valentino Rossi. Rider asal Italia itu menyebut bahunya kini berangsur membaik dan diprediksi bisa pulih saat menjalani tes di Sepang awal bulan depan.

Rossi usai musim lalu berakhir menjalani operasi pada bahunya yang mengalami cedera. Namun dari hasil pembedahan ternyata cederanya lebih parah dan mengharusakan Rossi istirahat penuh selama musim dingin kemarin.

Memang sampai sekarang Rossi masih dalam proses penyembuhan. Tapi rider berusia 31 tahun itu menyebut kegiatan yang diselenggarakan Ducati serta Ferrari berupa bermain ski serta kontes balapan Go-Kart dan Fiat 500 mempunyai andil dalam mempercepat pemulihan bahunya itu.

Di dalam kontes balapan gokart yang diadakan Jumat (14/1) lalu, Rossi sukses berada di posisi kedua tepat di belakang driver Ferrari Fernando Alonso.

"Bermain ski sangat menolongku. Saya sangat membutuhkannya usai melewati musim dingin tanpa melakukan apapun," tutur Rossi kepada La Gazetta dello Sport yang dilansir Autosport.

"Di satu sisi tulang belakang saya bilang 'Kamu tidak akan bisa melakukannya. Saya hanya bisa melakukannya selama dua lap saja dan cukup itu," sambungnya.

"Di dalam mobil lebih mudah untuk membandingkannya dengan gokart. Bahu terasa sakit hanya saat berbenturan. Saya merasa sakit jika saya mencoba mengangkat tangan saya, namun tida ketika berkendara atau di atas papan ski," aku Rossi.

Tapi Rossi belum bisa berleha-leha karena proses penyembuhan harus terus dilakukan. Sebab di bulan Februari besok, Ducati akan menggelar tes pramusim selama tiga hari di sirkuit Sepang. Kesembuhan Rossi tentunya sangat diharapkan demi membantu persiapan tim menuju musim yang baru.

"Dalam dua minggu ke depan, saya akan berlatih dengan keras untuk bisa tampil dalam penampilan terbaik di Sepang. Ketahanan bukan masalahnya. Apa yang dibutuhkan adalah untuk memperbaiki kinerja pergerakan tangan, khususnya saat saya ingin mengangkatnya dan ketika saya mengendarai motor," jelas juara duniat sembilan kali itu.

"Saya menurut apa yang dokter katakan. Sejalan dengan waktu, penyembuhan akan berjalan dengan cepat. Sejauh ini semuanya sesuai jadwal, walaupun dalam faktanya sedikit lebih cepat. Mari kita berharap ini semua cukup," tuntas Rossi.

Sumber : Mohammad Resha Pratama - detiksport
Foto : AFP/Vincenzo Pinto

Selamat Sore, Jorge!

Jorge Lorenzo termasuk atlet top dunia yang aktif ber-twitter. Ia mengaku sangat senang punya banyak pengikut dari Indonesia. Sebagai seorang juara dunia, ia memang siap jadi selebritas.

"Selamat sore. Apa kabar Indonesia!"
Begitu salah satu kalimat yang sering terbaca dari akun twitter Lorenzo. Biarpun kosa kata bahasa Indonesia yang ia kuasai tak banyak, tapi ia mengaku menaruh perhatian tinggi pada penggemarnya di tanah air.

Saat ini akun @lorenzo99 milik pria Spanyol berusia 23 tahun itu tercatat berjumlah 102.214. Meski tidak menyebut rinciannya, ia mengatakan follower dari Indonesia sangat signifikan.

"Nomor dua terbanyak di dunia. Lebih dari Inggris, lebih dari Italia," cetus rider Yamaha itu saat jumpa pers di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (14/1/2011).

"Saya sudah bikin twitter sejak setahun lalu dan Indonesia salah satu fans terbesarku," sambungnya, seraya mengatakan bahwa dia memlih twitter dan facebook sebagai salah satu sarana komunikasi dengan penggemarnya.

Lorenzo sedang menikmati karir yang sangat gemilang setelah di musim lalu menjuarai MotoGP untuk pertama kalinya. Dan sebagai seorang juara dunia, ia sudah siap dengan segala konsekuensinya, termasuk menjadi figur publik.

"Sangatlah menyenangkan menjadi juara MotoGP, yang merupakan level tertinggi di balapan motor. Saya masih 23 tahun dan saya sangat beruntung," ungkapnya.

"Dengan menjadi juara saya memang harus mau difoto, meladeni permintaan tanda tangan, dan harus terus tersenyum," tutur Lorenzo sambil tersenyum.

Disponsori Yamaha, Lorenzo sedang berada di Indonesia untuk mengikuti program  Meet and Greet dengan fans di Jakarta, Surabaya, dan Bali. Jika selama ini ia sering memberi salam pada fans Indonesia, maka kali ini dia layak mendapat sambutan pula: Selamat sore, Jorge!

Sumber : Syubhan Akib - detiksport
Foto : Lorenzo (AFP)

Stoner Paling Diwaspadai Lorenzo

Jorge Lorenzo akan mengarungi MotoGP musim 2011 dengan statusnya sebagai juara bertahan. Ia menyebut beberapa nama yang akan jadi rival beratnya, dan penekanan dialamatkan pada Casey Stoner.

Demikian dikatakan Lorenzo dalam konferensi pers di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (14/1/2011), di mana ia dibawa ke Indonesia oleh PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) untuk bertemu para penggemarnya.

Lorenzo musim lalu meraih gelar juara untuk pertama kalinya di level MotoGP. Bersama tim Fiat Yamaha ia tampil sangat dominan. Dari 18 seri ia menang sembilan kali dan total naik podium 16 kali.

Saat ditanya, siapa lawan yang paling ia waspadai untuk balapan tahun ini, rider asal Spanyol itu menjawab, "Stoner. Dia punya level yang sama dengan saya."

Stoner musim lalu finish nomor tiga di bawah Dani Pedrosa. Pembalap Australia itu musim ini akan bergabung dengan Pedrosa di tim Honda, setelah empat tahun membela Ducati.

Setelah menyebut Stoner, Lorenzo berlanjut ke nama-nama lain. "Valentino (Rossi) dan Marco Simoncelli juga bagus. Ada enam pembalap yang punya gelar juara. Semua punya karakter masing-masing."

"Saya optimistis. Anda tahu, ketika musim dimulai semua tim punya nilai yang sama. Kita tidak tahu apa yang akan terjadi," tambah Lorenzo. ""Saya dan semua harus bekerja keras."

Lorenzo tahun ini akan berpartner dengan Ben Spies, setelah berduet dengan Rossi dalam tiga musim terakhir dan terlibat rivalitas yang amat tinggi.

Menurut Lorenzo, Spies sosok yang asyik, profesional dan bertalenta tinggi. Dan saat ditanya perbedaannya dengan Rossi, ia mengatakan, "Valentino itu pembalap Italia, Ben pembalap muda. Beda karakter."

Sumber : Syubhan Akib - detiksport
Foto : (AFP/Jose Jordan)

Saatnya Lorenzo Liburan ke Bali

Sudah beberapa kali bertandang ke Indonesia, Jorge Lorenzo mengaku belum sempat menjadi "turis". Kali ini ia akan memanfaatkan kesempatan itu dengan berlibur ke Bali dan Pulau Komodo.

Lorenzo kembali diboyong PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI) ke tanah air untuk menjumpai penggemarnya. Meet and Greet diagendakan untuk fans di Jakarta, Surabaya, dan Bali.

Kesempatan kunjungannya kali ini akan sekalian dipakai juara dunia MotoGP 2010 itu untuk menikmati Indonesia dengan lebih santai.

"Aku ingin ke Bali untuk liburan. Sebab, sejak selesai musim (lalu) saya belum liburan. Jadi ini saatnya saya berlibur," tutur Lorenzo dalam jumpa pers di Jakarta Convention Centre, Jakarta, Jumat (14/1/2011).

Selain ke Pulau Dewata, pria Spanyol itu juga punya rencana untuk menyambangi Pulau Komodo di Kepulauan Nusa Tenggara.

"Saya juga ingin ke Pulau Komodo, mau diving. Tapi saya diberitahu supaya tidak dekat-dekat dengan komodo," selorohnya.

Sumber : Syubhan Akib - detiksport
Foto : (Getty Images)

Warna Rossi di Motor Ducati

Dolomites - Ducati Desmosedici GP11 yang akan jadi tunggangan Valentino Rossi pada musim balapan 2011 sudah resmi diperkenalkan. Meski warna merah adalah ciri Ducati, nuansa Rossi ikut hadir.

Motor Rossi itu dipamerkan, Rabu (12/1/2011) waktu setempat, dalam acara Wrooom2011 yang digelar di hamparan salju wilayah Dolomites, Italia.

Sebagai penghormatan untuk Rossi, motor tersebut ikut menghadirkan nuansa warna favorit The Doctor, yaitu kuning. Warna itu hadir di sejumlah tempat di motornya --sebagaimana juga di balutan kostum balapnya. Kehadiran nomor 46 di motor mengukuhkan ciri Rossi di motor Ducati itu.

Akan tetapi, motor itu tetap didominasi oleh warna Ducati/Marlboro yakni merah dan putih. Untuk warna putih, Crash juga menyebut kalau area rambahannya di motor lebih meningkat ketimbang tahun lalu.

Motor yang ditunggangi oleh Rossi dan rekan setimnya, Nicky Hayden, juga akan terlihat sedikit berbeda. Masalahnya tempat-tempat yang di motor Rossi berwarna kuning akan jadi hitam di motor Hayden.

"GP11 Ducati akan mulai melaju di (ujicoba) Sepang sebagai 'langkah nol'," ujar Direktur Teknik Ducati Filippo Preziosi di Autosport, memberikan indikasi kalau Ducati sudah menyiapkan sejumlah langkah pengembangan ke depan.

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
Foto : AFP

Rossi Sudah Memberi Banyak Buat Ducati

Setelah bergabung dengan Ducati, Valentino Rossi lebih sering bergulat dengan upaya pemulihan cedera. Meski begitu, The Doctor ternyata sudah berkontribusi banyak buat pengembangan Desmosedici.

Meski sudah resmi dikontrak sejak Agustus lalu, Rossi baru bisa benar-benar membela Ducati setelah musim balap 2010 berakhir. Tapi waktu yang dia berikan buat tim asal Italia itu juga tak maksimal lantaran dia harus menjalani operasi dan melakukan proses pemulihan.

Sejauh ini Rossi cuma dua hari melakukan tes bersama Ducati, itu pun harus diganggu dengan cedera bahu yang sudah dia rasakan sejak awal musim 2010 lalu. Meski dalam kondisi yang tidak ideal seperti itu, mantan pembalap Yamaha tersebut ternyata dinilai Ducati sudah memberi kontribusi besar terhadap tim.

"Kemampuannya mendeskripsikan detil kemampuan motor luar biasa. Dia melebihi apa yang saya harapkan, tapi juga dengan kemampuannya menciptakan atmosfer yang bagus di dalam tim. Jika Anda mengetahui kekuatan Ducati... dia seorang ahli yang profesional," ungkap Direktur Proyek pengembangan MotoGP Ducati, Filippo Preziosi di Autosport.

Keberhasilan Rossi menjadi juara dunia di beberapa tim yang berbeda memang bukan hanya karena kemampuannya beraksi di atas motor. Baik sewaktu di Honda maupun di Yamaha dia dikenal ikut membantu mengembangkan performa motor.

Sumber : Doni Wahyudi - detiksport
Foto : Reuters

Rabu, 12 Januari 2011

Cedera Rossi Lebih Serius dari Perkiraan

Valentino Rossi mengakui, kondisi fisiknya tidak fit 100 persen ketika mengawali MotoGP 2011 pada Maret. Pasalnya, pemulihannya lebih lambat dari yang diharapkan.
Rossi menjalani operasi pada November tahun lalu. Tindakan itu harus dilakukan menyusul.
Dalam penampilan resmi perdananya sebagai pebalap Ducati, Rossi mengakui hal tersebut. Juara dunia tujuh kali MotoGP ini menyatakan perlu waktu yang lebih lama lagi untuk bisa siap 100 persen.

"Saya hanya berharap bisa merasa lebih baik karena masih banyak yang harus dikerjakan. Meskipun demikian, ada kesempatan bagus untuk menguji performa dalam tes bulan Februari," ujar Rossi saat jumpa pers dalam acara tahunan Ducati, Selasa (11/1/2011).
"Pada seri pembuka tahun ini, di Malaysia pada 20 Maret, saya tidak akan berada dalam performa terbaik, tetapi saya harap merasa lebih baik saat mengendarai motor. Saya harus berpacu dengan waktu karena ternyata kondisi bahu lebih serius dari yang diperkirakan."
Pebalap berusia 31 tahun ini memprediksi, kondisinya akan benar-benar pulih pada April atau Mei. Oleh karena itu, dia berharap para penggemar bersabar untuk melihat penampilan terbaiknya.
"Tentu saja saya tak lagi berumur 20 tahun. Tetapi, kecelakaan saat berlatih motokros (yang membuatnya cedera bahu) dan ketika di Mugello (yang membuatnya patah tulang kaki kering) tak membuat saya berpikir untuk pensiun.

"Malah, ini membuat saya semakin termotivasi sehingga saya harap memiliki waktu beberapa tahun berada di puncak."
Rossi, yang sepanjang kariernya telah mengoleksi 10 gelar juara dunia, mengakui bahwa Casey Stoner tetap menjadi rival terberat. Pasalnya, selain sudah mengenal karakter motor, mantan pebalap Ducati ini juga sekarang berada di tim Honda.

Sumber : Kompas.com
Duo Ducati, Valentino Rossi (kiri) dan Nicky Hayden, dalam acara di Madonna di Campiglio, Senin (10/1/11).

Inilah Seragam Rossi bersama Ducati

Menghadapi MotoGP 2011, Valentino Rossi tampil dengan "wajah" baru. Selain membela Ducati, yang merupakan tim baru, "The Doctor" juga memiliki kostum anyar.
Inilah seragam Rossi bersama Ducati. Berdasarkan rilis Ducati Corse dalam event di Wrooom Ducati Press Ski Meeting, juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut akan tampil dengan warna merah, putih, hitam plus kuning.

Penampilan pebalap berusia 31 tahun asal Italia ini agak berbeda dibandingkan dengan Nicky Hayden. Pasalnya, pada seragam rekan setimnya asal Amerika Serikat tersebut tidak terdapat warna kuning.
Menurut rencana, motor Ducati milik Rossi dan Hayden baru akan diluncurkan pada Rabu ini.

Sumber : Kompas.com
foto : Seragam Valentino Rossi di MotoGP 2011.

Hayden Yakin Tak Akan Menjadi "Anak Tiri

Nicky Hayden yakin, dirinya tak diperlakukan sebagai "anak tiri" meskipun Valentino Rossi datang. Malah, pebalap Ducati ini merasa bisa bekerja sama dengan peraih tujuh gelar juara dunia MotoGP tersebut.
Rossi dan Hayden pernah menjadi rekan satu tim di Honda ketika dia (Hayden) untuk pertama.
kalinya bergabung pada tahun 2003. Kini, "The Kentucky Kid" reuni lagi dengan "The Doctor" di Ducati untuk menghadapi kompetisi 2011 setelah Rossi menggantikan posisi Casey Stoner, yang menyeberang ke Honda.

"Saya sadar, menjadi tempat setim Rossi tidak akan mudah," ujar Hayden. "Tetapi, tentu saja saya sulit menggapai itu. Saya hanya akan fokus pada pekerjaanku.
"Karena itulah, mengapa saya pikir semuanya akan bekerja. Jujur, saya tahu dia membawa banyak hal. Itulah yang anda dapatkan dengan seorang pebalap yang sudah memenangi banyak gelar. Saya kira hal itu takkan terlalu mengganggu kondisi di garasi.
"Saya menantikan adanya tantangan meskipun tak mudah. Tentu saja saya tidak ingin disingkirkan sehingga saya perlu bekerja keras."

Memang, tak bisa dimungkiri bahwa kehadiran Rossi pasti memberikan sedikit dampak terhadap perhatian tim. Apalagi, pebalap Italia tersebut datang dengan membawa sebagian besar kru-nya ketika masih di Yamaha sehingga dia akan mengambil peran yang lebih besar dalam pengembangan Ducati.
Meskipun demikian, Hayden tak mau ambil pusing. Mantan juara dunia MotoGP 2006 tersebut tak mau berburuk sangka bahwa pengaruh tersebut berarti Ducati hanya akan cocok untuk Rossi.
"Dari yang saya tahu selama ini, kebanyakan komentarnya sangat mirip dengan apa yang saya pikirkan," ujar Hayden.

"Kami akan melihat bagaimana perkembangannya. Tentu saja, dia menginginkan banyak perubahan, dan menurut saya semuanya positif."

Sumber : Kompas.com
foto : Duo Ducati, Valentino Rossi (kiri) dan Nicky Hayden.

Ducati Gaet Diesel Jadi Sponsor

Ducati menyelesaikan kesepakatan sponsorship dengan perusahaan pakaian Diesel untuk MotoGP musim 2011 dan 2012. Logo Diesel akan muncul di bagian tangki dan belakang motor Ducati Marlboro Desmosedici, serta pada bagian lengan duo pebalap tim tersebut, Valentino Rossi dan Nicky Hayden.

"Saya selalu menjadi seorang penggemar Ducati," ujar Presiden dan Pendiri Diesel, Renzo Rosso. "Saya sudah mengikuti mereka selama bertahun-tahun dan saya baru saja menunggang sebuah Monster S4R testastretta dan sebuah Streetfighter—semuanya adalah model Ducati.

"Musim ini khususnya sangat luar biasa, dengan kedatangan Valentino Rossi maka asosiasi antara merek kami sempurna sesuai dengan filosofi kami 'Only the Brave (Hanya yang berani)'!"
"Saya juga merasa sangat bangga dan bahagia dengan jalinan hubungan baru ini, yang mana menambahkan kolaborasi lain yang signifikan, yang sudah kami bikin dalam tantangan olahraga baru ini," ungkap Presiden of Ducati Motor Holding SpA, Gabriele del Torchio.
Sebenarnya, ini bukan pertama kalinya Diesel dan Ducati menjalin kerja sama. Sebelumnya, logo Diesel pernah muncul di motor Desmodromic pada 1990, ketika Ducati meraih gelar pertama di World Superbike bersama pebalap Raymond Roche.

Sumber : Kompas.com
foto : totalmotorcycle.com

Sabtu, 08 Januari 2011

Hayden Ingin Lebih Baik di 2011

Bologna - Nicky Hayden ingin memperbaiki prestasinya di kompetisi MotoGP musim 2011. Pembalap Ducati ini berharap momen kebangkitannya di tahun lalu berlanjut.

Hayden memang cuma menempati peringkat ketujuh di klasemen akhir pembalap tahun 2010. Tapi itu sudah jauh lebih baik dibandingkan tahun pertamanya di Ducati, dimana dia hanya duduk di peringkat ke-13.

Dan untuk musim depan, pembalap berjuluk The Kentucky Kid ini menginginkan prestasi yang lebih baik.

"Tujuan saya adalah lebih sering naik podium di tahun 2011," ujar Hayden di MCN.
"Musim lalu tujuan saya adalah lebih sering masuk lima besar dan saya bisa mencapainya. Saya naik dari peringkat ke-13 ke peringkat ketujuh dalam perolehan poin dan saya tahu saya tidak akan melakukan langkah itu. Saya percaya saya dapat membuat langkah lain," tegasnya.

Pekan depan Ducati akan memperkenalkan motor baru yang akan digunakan untuk balapan musim 2011. Acara peluncuran ini akan digelar di resort ski Madonna di Campiglio, Italia.

Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images


Rabu, 05 Januari 2011

Rombak Staf Teknis, Ferrari Rekrut Eks Kru McLaren

Roma - Ferrari memutuskan untuk merombak jajaran staf teknisnya. Hal ini demi mencegah terulangnya kesalahan taktik seperti di GP Abu Dhabi tahun lalu.

Tahun lalu, Ferrari nyaris mengantarkan Fernando Alonso menjadi juara dunia. Hingga jelang dimulainya seri terakhir di Abu Dhabi, Alonso masih memimpin klasemen dan berpeluang besar meraih titel juara dunia ketiganya.

Sayang, gara-gara salah strategi dalam balapan Abu Dhabi, Alonso hanya mampu finish di tempat ketujuh. Gelar juara dunia pun melayang ke tangan Sebastian Vettel.

Tak ingin kejadian ini terulang, tim Kuda Jingkrak merombak jajaran staf teknisnya. Perubahan terbesar adalah pada posisi kepala race track engineering. Bekas staf McLaren, Pat Fry, direkrut untuk mengisi posisi ini, yang sebelumnya ditempati oleh Chris Dyer. Posisi baru Dyer akan ditentukan dalam beberapa hari ke depan.

Ferrari juga merekrut Neil Martin, eks kru Red Bull dan McLaren, untuk menempati posisi kepala departemen Operations Research. Martin akan bertanggung jawab langsung ke direktur teknis Aldo Costa.

"Kesalahan ini, secara garis besar, adalah sesuatu yang besar. Dan itu menghasilkan pengaruh yang sangat buruk. Tapi dalam balapan normal akan terjadi sebuah kesalahan yang normal," ujar team principal Ferrari, Stefano Domenicali, seperti dikutip Autosport.

"Jadi, Anda tidak harus membuang segalanya, bahkan hal-hal yang baik, karena kesalahan itu. Kami akan mengubah beberapa hal dan secara resmi mengumumkannya beberapa saat mendatang. Dan kami akan memastikan bahwa mereka yang membuat keputusan sulit dapat memiliki semua alat yang membuat mereka tidak perlu salah lagi," sambung Domenicali.

"Saya pribadi akan mencoba untuk membantu tim dari sudut pandang psikologis juga, karena hukuman paling sulit dalam tembak-menembak adalah yang datang setelah Anda melewatkan satu," pungkasnya.

Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images

Sainz Perlebar Jarak

Buenos Aires - Pereli Spanyol Carlos Sainz memenangi etape kedua Reli Dakar 2011. Kemenangan ini membuat pembalap Volkswagen itu memperlebar keunggulannya atas para pesaing di klasemen kelas mobil.

Menempuh jarak 440 km yang terbentang di antara Cordoba sampai San Miguel pada Senin (3/1/2011), para pembalap diharuskan melahap medan datar yang banyak dipenuhi semak-semak.

Setelah memakan waktu 3 jam 11 menit 28 detik, Sainz dinyatakan sebagai pemenang etape ini. Ia unggul 1 menit 3 detik di depan rekan setimnya, Nasser Al-Attiyah, yang finis kedua.

Di belakang duet VW tersebut, finislah Stephane Peterhansel. Pembalap Prancis yang menunggangi mobil BMW tersebut menempuh waktu 3 jam 13 menit 2 detik alias tertinggal 1 menit 34 detik dari Sainz.

Dengan kemenangan ini, Sainz melebarkan jaraknya di klasemen di depan Peterhansel. Catatan total Sainz adalah 5 jam 30 menit, sedangkan Peterhansel surplus 3 menit 5 detik di belakang.

Pada etape ketiga, Selasa (4/1), para pembalap akan menempuh jarak 231 km dari San Miguel hingga San Salvador. Medan yang harus ditempuh bergantian dari medan berpasir hingga tanah hutan.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : AFP/Daniel Garcia

Burgess Waspadai Stoner

Yamaha merupakan tim yang mendominasi MotoGP dalam beberapa tahun belakangan ini. Meski begitu Jerry Burgess menilai bahwa untuk musim 2011, Casey Stoner dan Honda bakal menjadi kompetitor kuat.

Dominasi Yamaha terlihat dalam tiga musim beruntun, di mana tim Fiat Yamaha berhasil menyapu bersih tiga gelar yakni pembalap, tim, dan konstruktor.

Namun dominasi itu kemungkinan besar akan patah pada musim ini. Pasalnya ada sejumlah perubahan yang cukup signifikan di pabrikan asal Jepang tersebut. Pembalap andalan mereka Valentino Rossi hengkang ke Ducati. Hal ini disusul dengan berakhirnya kerjasama dengan pihak Fiat.

"Saya memperkirakan bahwa semua, kecuali Yamaha, berharap adanya perubahan untuk musim depan," kata Jerry Burgess seperti dikutip dari Sydney Morning Herald.

Mekanik andalan Valentino Rossi itu mengatakan bahwa untuk musim 2011 pihaknya tak lagi mewaspadai Yamaha yang digawangi Jorge Lorenzo dan Ben Spies. Meski mengakui bahwa Spies dan Lorenzo merupakan pembalap berkualitas, namun Burgess lebih melihat Casey Stoner dan Honda sebagai ancaman.

"Kami semua paham seperti apa kecepatan dari Casey dan Honda merupakan motor yang bagus. Hal tersebut tentunya bakal memberi tekanan tersendiri juga bagi Dani (Pedrosa)."

"Honda juga siap untuk melakukan sebuah gebrakan. Semua bisa melihat tidak hanya dari pembalap yang mereka rekrut, namun juga orang-orang yang mereka datangkan," tandas Burgess.

Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : Getty Images

Senin, 03 Januari 2011

Akhir dari Tim Fiat Yamaha di MotoGP

Roma - Takkan ada lagi tim Fiat Yamaha yang melaju di lintasan MotoGP musim depan. Bukan apa-apa, kerjasama Fiat dengan Yamaha memang baru saja resmi habis.

Setelah empat tahun menjadi rekanan, kerjasama Fiat dengan Yamaha takkan lagi berlanjut. Sebuah tulisan di akun Twitter resmi tim itu, @fiatyamahateam, ikut menjelaskan hal tersebut.

"Tim akan mengubah sponsornya sehingga tidak akan ada lagi 'Tim Fiat Yamaha'," demikian akun yang juga tidak akan lagi berlanjut itu, seperti dikutip Crash.

Situs resmi tim, www.yamahateam.it, juga ikut mengonfirmasi berakhirnya kerjasama di antara pihak Fiat dengan Yamaha. "Fiat dan Yamaha berterimakasih atas periode empat tahun berbagi kemenangan dan emosi," tulis situs itu di halaman muka.

Berakhirnya kerjasama Fiat dengan Yamaha tersebut tidak terlalu mengejutkan dan sudah diduga sebelumnya, menyusul kepergian Valentino Rossi dari Yamaha ke Ducati --Yamaha kini dibela Jorge Lorenzo dan Ben Spies.

Fiat dicatat sebagai sponsor utama pertama Yamaha yang bukan produk tembakau, di era four-stroke MotoGP. Kini merek macam AirAsia dan Telefonica digadang-gadang bakal menggantikan posisi Fiat di Yamaha, meski belum ada kesepakatan yang rampung.

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : orge Lorenzo (Getty Images)

Ducati Tunggu Masukan Rossi

Milan - Ducati cukup yakin kalau Valentino Rossi sudah merasa puas dengan calon tunggangannya musim depan. Jika pun Rossi tiba-tiba menginginkan perubahan radikal, Ducati juga siap melakukan.

Musim depan Rossi takkan lagi berada di bawah panji Yamaha, tim yang sudah ia bela sedari 2004, seiring dengan kepindahannya ke Ducati.

Sudah tujuh musim membela Yamaha, yang juga telah mengantarnya ke empat titel juara dunia, pertanyaannya tentu adalah bagaimana Ducati akan bisa menyediakan tunggangan yang pas untuk Rossi.

"Kami sudah berusaha menciptakan kondisi di mana kami siap untuk mendesain, dengan waktu secepat mungkin, bagian-bagian yang kami pikir akan bisa bikin motor jadi lebih baik," jelas bos sporting Ducati Filippo Preziosi seperti dikutip Autosport.

"Merekrut Valentino bukan cuma perkara mendapatkan pembalap yang sangat cepat, tapi juga seseorang yang bisa memberikan indikasi tepat untuk pengembangan motor," lanjutnya.

Sejauh ini, klaim Preziosi, pengembangan yang dilakukan Ducati sudah berada di jalur yang tepat sehingga Rossi pun tidak pernah melontarkan pernyataan bernada ketidakpuasan.

"Berdasarkan komentar-komentar Valentino sejauh ini, perubahan radikal di proyek ini tampaknya tidak diperlukan."

"Akan tetapi, kami siap-siap saja melakukannya jika itu memang dibutuhkan nantinya," tegas Preziosi.

Jadi, sudah puas dengan motor Ducati, Rossi?

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : Reuters

Ducati Tak Berniat Bikin Tiruan Motor Yamaha

Milan - Untuk musim 2011 Ducati akan diperkuat Valentino Rossi dan bekas krunya di Yamaha. Tapi bukan berarti Ducati akan membuat klon motor Yamaha di timnya.

Kepindahan Rossi ke Ducati akhir musim lalu juga disertai oleh krunya dari Yamaha, termasuk Jerry Burgess. Hal ini sedikit banyak akan menguntungkan Ducati.

Akan tetapi, sejauh ini mereka diklaim bos Ducati Vittoriano Guareschi sudah cukup puas dengan tunggangan baru di Ducati. Itu mengapa Ducati tidak berniat untuk "me-Yamaha-kan" motornya musim depan.

"Mereka sudah beradaptasi dengan baik, setelah bertahun-tahun dengan Yamaha, mereka tetap suka nuansa yang ada di sini," lugas Guareschi di Autosport.

"Jerry membuat pikiran saya tenang. Secara umum ada kedamaian: kami hanya perlu meningkatkan kemampuan motor kami, bukan membuatnya jadi kopian Yamaha," tegasnya.
 
Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : Getty Images