Pages

Jumat, 31 Desember 2010

Reli Dakar Menderu Lagi

Buenos Aires - Tidak ada pesta Tahun Baru buat Carlos Sainz. Di hari pertama tahun 2011, pembalap Spanyol itu akan berjibaku bersama ratusan kontestan lain dalam reli paling berat di dunia: Reli Dakar.

Meski bernama Reli Dakar, reli ini tidak akan berlangsung di Afrika. Untuk kali ketiga, Reli Dakar akan berlangsung di Amerika Selatan, tepatnya di dua negara, Argentina dan Cile.

Namun demikian, medan Reli di kedua negara ini tak kalah ganas. Gurun berpasir tebal yang potensial membuat pembalap tersesat, atau medan berbatu yang sangat berbahaya dan tak jarang mencelakai, masih akan jadi warna utama reli.

Etape pertama Reli Dakar akan dimulai dari ibukota Argentina, Buenos Aires, menuju Victoria sejauh 377 kilometer. Namun untuk etape pertama ini, waktu belum akan dihitung.

Catatan waktu untuk para pembalap akan dimulai sejak etape kedua antara Victoria sampai Cordoba sejauh 566 km. Reli akan berakhir pada 15 Januari mendatang setelah menempuh etape ke-13 antara Cordoba-Buenos Aires.

Sainz adalah juara bertahan di kelas paling bergengsi, kelas mobil. Tahun lalu, eks juara dunia Reli WRC itu untuk kali pertama berhasil tampil sebagai juara dengan mengendarai VW Race Touareg.

Sejumlah pesaing mengintip peluang untuk mencuri gelar dari tangan Sainz, seperti pembalap Prancis Stephane Peterhansel, pembalap Qatar Nasser Al-Attiyah, dan pembalap Amerika Robby Gordon.

Foto: Carlos Sainz (kanan) dan Nasser Al-Attiyah di Buenos Aires menjelang Reli Dakar 2011, 30 Desember 2010. (AFP/Juan Mabromata)
Sumber : Arya Perdhana - detiksport

Andi Siap Dukung Rio Haryanto

Menegpora Andi Mallarangeng memuji prestasi yang telah diraih oleh Rio Haryanto. Andi juga siap membantu Rio dalam mencari dukungan sponsor untuk menghadapi musim balap ke depan.

Rio selama tampil di musim pertamanya di GP3 dimana dia berada di posisi kelima. Pembalap muda Indonesia ini juga mendapatkan kesempatan menjajal mobil Formula 1 atas prestasinya di GP3 .

"Saya akan ikut terus mendukung Rio semoga lebih berprestasi lagi. Saya bangga sekali ada anak muda kita berprestasi di balapan yang mengarah ke F1," kata Andi saat menerima Rio di kantornya di Senayan, Jumat (31/12/2010).

Menegpora mendukung Rio untuk tampil di ajang balap GP2. Namun dia menyadari bahwa anak bangsa ini perlu mendapatkan dukungan dana yang lebih besar meski saat ini sudah didukung Pertamina dan Telkomsel.

"Kita mengharapkan BUMN-BUMN untuk menjadi sponsor bagi atlet atlet berprestasi lainnya dan juga mendorong dan mendukung Rio untuk berprestasi karena olahraga otomotif itu mahal dan memakai teknologi tinggi," ujarnya.

"Saya akan berbicara dengan mentri BUMN karena kebutuhannya untuk dana sangat besar. Saya juga ingin bisa melihat langsung performanya dan berharap dubes-dubes di negara dimana atlet Indonesia mendukung mereka," harap Andi.

Pada kesempatan tersebut juga Andi menunjukkan notes kerja hariannya yang bergambar Rio The Champions. "Ini buktinya saya salut dengan prestasinya, kalau ada saya minta lagi karena buku ini dah mau habis," celetuk  Andi.

Sementara Rio masih belum dapat memastikan tampil di ajang balap apa musim musim depan. Untuk tampil di ajang balapan GP2, diperlukan dana sebesar 3 juta euro untuk satu musim.

"Rencana saya tahun depan saya masih menunggu dana karena dana yang dibutuhkan untuk tampil di GP2 sangat besar. Saya tahu di Indonesia sangat sulit untuk bisa mendapatkan dana sebesar itu," kata Rio.

Sumber : Reky Herling Kalumata - detiksport
foto : detiksport/Reky HK

Schumi Tak Akan Juara di 2011

Berlin - Michael Schucmacher gagal memenuhi ekspektasi publik dengan aksi comeback-nya ke dunia Formula 1. Sang pembalap legendaris diyakini tak akan mampu meraih gelar juara lagi di musim balap tahun depan.

Digadang-gadang bakal menjadi penantang bagi para pembalap yang lebih muda, Schumi justru menampilkan perfoma yang sebaliknya.

Jangankan meramaikan persaingan gelar juara, Schumi bahkan gagal memenangi satu seri pun. Catatan buruknya berlanjut dengan belum sekali pun menjejak podium dalam 19 seri yang diperlombakan.

Di klasemen akhir, Schumi harus puas finis di urutan sembilan dengan nilai 72. Lebih buruk dari rekan setim-nya Nico Rosberg yang finis dua strip di atasnya dengan koleksi nilai yang berbeda jauh 142 poin.

Fakta tersebut tampaknya turut mempengaruhi keyakinan warga Jerman akan kans pembalap kebanggaannya itu di musim balap mendatang.

Keyakinan itu tampak dalam sebuah survei yang diselenggarakan oleh kantor berita Jerman SID. Dikutip dari Motorsport, hasil survei memperlihatkan kalau sebanyak 70 persen responden meyakini kalau mantan Ferrari itu tak akan mampu mengondol gelar juara untuk kali ke delapan.

Schumi memutusukan kembali ke ajang ini setelah vakum selama dua tahun. Hasilnya ia gagal memperlihatkan performa bagus dan dibanjiri kritik. Salah satunya datang dari Sir Jackie Stewart.

"Michael punya kesulitan menyesuaikan diri. Lebih jauh lagi, dia menghadapi banyak pembalap muda yang berbakat dan bisa mengalahkannya, termasuk Rosberg yang terbukti sangat cepat.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
foto : (Reuters)

Brawn Belum Akan Mundur dari Mercedes

Ross Brawn membantah spekulasi yang menyatakan dia akan mundur sebagai team principal Mercedes GP. Brawn tak akan mundur sebelum memberikan kesuksesan buat timnya.

Sebuah rumor yang beredar menyebutkan bahwa rencana restrukturisasi Mercedes GP pada tahun 2011 akan membuat kewenangan Brawn dibatasi. Ada pula yang menyebut pria 56 tahun itu akan pensiun dari tim yang berbasis di Brackley, Inggris ini.

Namun Brawn menepis rumor tersebut. Ia mengaku belum siap mundur.

"Saya tak akan mundur sampai tim ini sukses," tegas Brawn, seperti dikutip SkySports.

Saat ditanya apakah Mercedes bisa mengulangi prestasi hebat Brawn GP di tahun 2009, eks direktur teknis Ferrari ini menjawab diplomatis.

"Keadaannya sudah berbeda. Di tahun 2008 kami punya 750 orang di Brackley dan beberapa ratus orang di Jepang untuk Honda. Kami tak punya lagi jumlah itu," urainya.

"Memang benar bahwa kami memulai lebih awal pengembangan mobil untuk 2011, tetapi itu tidak berarti kami menempatkan sumber daya lebih dibandingkan tiga tim lain di depan kami (Red Bull, Ferrari dan McLaren)."

"Tidak, kita tidak akan mengalami dongeng tahun 2009 tersebut untuk kedua kalinya. Tapi saya yakin kami akan memiliki mobil yang sangat bagus. Kita hanya akan tahu seberapa baik mobil kita kalau kita mengendarainya. Jika itu sudah sebaik yang kita pikirkan, maka kita juga akan punya organisasi di belakang yang akan mengembangkannya di sepanjang musim," tuntasnya.

Sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images

'Vettel cs Jajaran Pembalap Terbaik dalam Sejarah F1'

Balapan musim lalu sudah mengetengahkan rivalitas panas dari sejumlah nama pembalap hebat. Saking dahsyatnya, mereka bahkan dinilai sebagai jajaran terhebat dalam sejarah F1.

Musim 2010 menghadirkan salah satu pertarungan tersengit dalam sejarah F1. Sebastian Vettel menjadi kampiun setelah tipis menggunguli Fernando Alonso, Mark Webber, Lewis Hamilton dan Jenson Button dalam persaingan yang berjalan praktis semusim.

"Saya pikir itu adalah sekelompok pembalap paling hebat. Red Bull tahun ini punya mobil bagus tapi sampai dengan saat terakhir masih ada empat pembalap yang bertarung dan bahkan ada lima pembalap bersaing nyaris sepanjang musim," puji juara dunia tiga kali Sir Jackie Stewart di Autosport.

"Di puncak ada Red Bull, Ferrari dan McLaren, dan Renault juga berjuang keras, jadi Anda tidak bisa melihat yang lebih oke ketimbang itu. Musimnya berjalan panjang dan harus ditentukan sampai akhir. Sangat ketat pula," pujinya.

Vettel kini akan segera memulai musim baru dengan predikat juara bertahan. Meski diyakini Stewart kemampuannya akan bertambah, si pembalap Jerman juga harus siap menghadapi tantangan alot dari para pesaingnya.

"(Vettel) masih muda. Usianya baru 23. Saya ingat saat berusia 23, dan saya bilang kepadanya di acara AUTOSPORT Awards, bahwa di usia itulah saya mulai melajukan mobil balap. Saya dulu 23, dan ia sudah jadi juara dunia di usia 23."

"Webber akan masih tetap ada di sana, dan (Robert) Kubica pada suatu hari juga bisa menjadi juara dunia. Juga ada Jenson yang gaya mengemudinya paling mulus dan bersih di antara yang lain, dan Lewis mungkin pembalap terbaik di antara kumpulan ini, dan juga Alonso yang masih tetap paling komplet. Ada kelompok pembalap yang punya kelihaian luar biasa," papar Stewart.

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : Getty Images

'Vettel Pantas Juara'

Jakarta - Sepanjang balapan tahun ini, tak sedikit kesalahan yang dibuat Sebastian Vettel. Meski demikian pembalap Red Bull itu tetap dinilai pantas merengkuh gelar juara.

Vettel tampil sebagai jawara baru Formula 1 usai menjadi yang tercepat di seri terakhir di GP Abu Dhabi. Pembalap asal Jerman itu juga menjadi juara dunia termuda dengan usia 23 tahun 134 hari mengalahkan rekor yang dipegang oleh Lewis Hamilton pada 2008 silam.

Sepanjang lomba, tak sedikit aral yang menghalangi Vettel. Meskipun berkali-kali berhasil pole di sesi kualifikasi namun tak jarang ia gagal finis teratas bahkan sempat gagal menyelesaikan lomba akibat kerusakan pada mobilnya.

"Dia (Vettel) pantas menyandang gelar juara karena bakatnya dan meskipun dia melakukan segala yang mungkin membuatnya gagal juara, dia toh akhirnya keluar sebagai juara," ungkap mantan pembalap F1 Juan Pablo Montoya yang dikutip F1 Times.

"Dia dan timnya membuat banyak kesalahan dan itu bikin segalanya terlihat rumit buat mereka. Tapi saya pikir dia menjadi juara karena dia adalah pembalap yang tercepat di tim yang terbaik," lanjut dia yang kini berkarir di balap NASCAR itu.

Montonya sempat berkarir selama kurang lebih enam tahun di dunia jet darat sebelum berhenti pada 2006. Hingga kini ia tak memikirkan soal kembali ke arena yang telah membesarkan namanya itu.

"Beberapa orang mengatakan kepada saya seharusnya saya kembali ke F1, tapi saya bahagia (berlaga di NASCAR) sekarang. Saya pikir sudah jelas kalau tak ada kemungkinan saya akan kembali," tutupnya.

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
foto : Getty Images

Februari, MotoGP Mulai Melaju di Sesi Ujicoba

Jakarta - Ujicoba musim dingin MotoGP dijadwalkan mulai dihelat bulan Februari depan, sampai dengan sepekan sebelum balapan seri pertama musim 2011.

Sebagaimana dilansir Crash, Kamis (30/12/2010), ujicoba musim dingin nanti akan diawali di Sepang, Malaysia, tanggal 1 Februari 2011 mendatang. Sesi itu berakhir pada tanggal 3 Februari 2011.

Selang tiga minggu, sesi ujicoba kedua kembali akan dihelat di Sepang. Dimulai pada tanggal 22 Februari, sesi ini tuntas pada tanggal 24 Februari.

Setelah itu ujicoba menghampiri Losail, Qatar, pada tanggal 13 dan 14 Maret untuk sebuah sesi tes yang dilakukan pada malam hari.

Tuntas ujicoba musim dingin tersebut, balapan perdana MotoGP 2011 akan berlangsung di Losail pada tanggal 20 Maret. Di sini Jorge Lorenzo akan mulai mempertahankan gelar juara dunia yang ia raih musim 2010.

Ujicoba Musim Dingin
MotoGP
Februari 1-3 Sepang, Malaysia
Februari 22-24 Sepang, Malaysia
Maret 13-14 Losail, Qatar*
* Malam hari

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
foto : Getty Images

Minggu, 26 Desember 2010

Lorenzo Anggap Stoner Rival Terberat

Jakarta - Jorge Lorenzo tak menganggap Valentino Rossi sebagai pesaing terberatnya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP musim depan. Ia lebih mewaspadai gebrakan Casey Stoner bersama Honda.

Mulai musim depan akan ada beberapa pembalap top MotoGP yang memperkuat tim baru. Di antaranya adalah Valentino Rossi yang bergabung ke Ducati dan Casey Stoner yang kembali ke Honda.

Kombinasi Rossi-Ducati maupun Stoner-Honda memang belum diketahui efektivitasnya. Namun jika harus memilih, Jorge Lorenzo menilai duet Stoner dan Honda lebih menakutkan.

"Untuk saat ini aku akan mengatakan Casey/Honda (adalah ancaman yang lebih besar)," ujar juara dunia 2010 ini, seperti dilansir Autosport.

"Pabrikan Jepang selangkah di depan dibandingkan dengan Ducati, tapi semua orang akan mengatakannya setelah tes di Valencia," sambungnya.

"Menurut pendapatku, Stoner punya bakat lebih dibanding yang lain. Cara membalapnya impresif, tapi dia tak konsisten, dia terlalu sering jatuh. Tapi kalau dia bisa lebih kalem dan fokus, akan sulit untuk mengalahkannya."

Sementara untuk Rossi, Lorenzo menilai mantan rekan setimnya di Yamaha itu mulai termakan usia.

"Aku akan mengatakan batasnya adalah usia. Dia sudah di depan selama bertahun-tahun. Dan tidak bisa mudah di atas sana begitu lama. Yang pasti, dia sangat termotivasi saat ini," tuntasnya.

Sumber : Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Reuters

Cedera Rossi Bikin Ducati Khawatir

Jakarta - Saat semua pembalap beristirahat musim dingin, Valentino Rossi justru menjalani operasi dan berusaha mengembalikan kondisi fisiknya. Ini membuat Ducati was-was terkait rencana tes di Sepang di awal tahun nanti.

Rossi sudah menjalani ujicoba pertamanya bersama Ducati pada November lalu. Karena masih bermasalah dengan bahunya, dia gagal tampil memuaskan dalam sesi tersebut.

Dan saat banyak pembalap menjalani liburan musim dingin, terkait libur musim balap, The Doctor malah harus menjalani operasi. Rider asal Italia itu juga harus menjalani serangkaian latihan untuk mengembalikan fisiknya ke kondisi terbaik.

Iniah yang membuat kubu Ducati was-was. Mereka khawatir pembalap barunya itu tak akan mampu berkontribusi besar saat periode ujicoba di Malaysia datang pada Januari mendatang.

"Saat ini, hal yang mengkhawatirkan bukanlah soal isu-isu teknis. Saya tak bisa memperkirakan kapan dia akan punya kondisi fisik yang baik untuk benar-benar tampil maksimal di lintasan," ungkap Direktur Sport Ducati, Filippo Preziosi.

"Valentino akan datang ke Sepang dalam kondisi sepenuhnya pulih jika dilihat dari sudut pandang medis, tapi secara fisik dia punya kekurangan untuk ditutupi. Dia menjalani musim dingin yang tidak dia gunakan untuk beristirahat, tapi bekerja memulihkan kondisinya," lanjut Preziosi di Autosport.

Tantangan yang bakal dihadapi mantan pembalap Yamaha itu di Sepang diyakini bakal sangat sulit. Soalnya Sepang punya suhu udara yang panas dan mudah menguras energi serta tenaga pembalap.

"Valentino tak akan punya waktu untuk istirahat, sementara untuk pembalap yang berada di tingkat seperti dia sangat butuh untuk bersantai sejenak. Untungnya dia sangat kuat secara mental, jadi kami akan memulai balapan dalam kondisi pikiran psikologis yang kuat," tuntas dia.

Sumber : Doni Wahyudi - detiksport
foto : Getty Images

Rabu, 22 Desember 2010

Kisah Pedrosa dan Dua Kurcaci

Barcelona - Dani Pedrosa bercerita tentang masa kecilnya. Ketika itu ia mendapat hadiah Natal berupa pakaian motorcross dan dua boneka kurcaci. Dua kurcaci itu menjaga dan membantu Pedrosa untuk menjadi juara.

Kisah tersebut tertuang dalam buku "Dua Kurcaci untuk Dani Pedrosa" yang dirilis di Barcelona, Selasa (21/12/2010) waktu setempat.

Dalam buku tersebut pembalap Honda itu bercerita tentang kisah masa kecilnya, tepatnya ketika ia berusia 5 tahun.

Pedrosa kecil mendapatkan hadiah Natal berupa set pakaian motorcross dan juga dua boneka kurcaci, Tim dan Tom. Keduanya bertugas untuk menjaga Dani, membantunya melakoni debutnya di dunia balap motor profesional, dan juga membantu Dani untuk meraih gelar juara dunia.

Buku ini ditulis oleh Pau Joan Hernandez dan dilengkapi ilustrasi dari Jordi Vila Delclos. Buku ini ditujukan kepada anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun. Buku ini dicetak dalam tiga ribu kopi dalam bahasa Spanyol dan tiga ribu kopi dalam bahasa Catalan.

"Ketika saya diminta untuk membuat dedikasi kepada pembaca, yang terpikir adalah membuat cerita tentang mimpi yang menjadi kenyataan. Sejak kecil, ketika saya melihat balapan di televisi, mimpi saya adalah menjadi pembalap. Dan akhirnya itu menjadi kehidupan saya," tandas Pedrosa dikutip dari situs resmi MotoGP.

"Semua anak memiliki mimpi dan hal terpenting adalah tetap menjaga mereka untuk mencapai mimpi-mimpi itu, sesulit apa pun tantangan yang akan mereka hadapi," ujar rider Honda tersebut.

"Perjuangan itu penting, karena bakat saja tidak cukup. Ini adalah nilai-nilai yang penting untuk dipelajari anak-anak. Saya selalu memiliki impresi positif kepada anak-anak karena mereka adalah manusia yang terbaik di dunia," tuntas rider kelahiran 29 September 1985 itu.

Enam persen dari keuntungan yang didapat dari penjualan buku ini disumbangkan kepada lembaga non-pemerintah SOS Aldeas Infantiles.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : Getty Images

Selasa, 21 Desember 2010

Januari, Pedrosa Geber Gas Lagi

Madrid - Proses penyembuhan cedera bahu yang menghimpit Dani Pedrosa berjalan baik. Pembalap berkebangsaan Spanyol itu diperkirakan sudah bisa menggeber gas lagi pada Januari.

Pedrosa mengalami kecelakaan di latihan bebas MotoGP Jepang, 3 Oktober silam. Bahu milik pembalap Repsol Honda itu cedera parah dan ia absen di Malaysia serta tidak start di Australia.

Untuk memulihkan kondisi, Pedrosa kemudian memilih melakoni operasi. Sempat diperkirakan butuh operasi lanjutan, pemuda 25 tahun itu ternyata tidak perlu menjalaninya dan kini tinggai butuh waktu buat memulihkan kondisi.

Seperti dilansir Eurosport, dokter yang merawat Pedrosa menyebut kalau juara dunia 250 cc tahun 2004 dan 2005 itu akan pulih pada bulan Januari mendatang.

Bila nantinya Pedrosa sembuh tepat waktu, maka ia masih punya waktu kurang lebih satu bulan untuk memulihkan kondisinya sebelum tes perdana MotoGP digelar di Sepang, 1-3 Februari 2011.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : AFP/Javier Soriano

Webber Damai dengan Vettel

London - Bak api dalam sekam, itulah gambaran konflik yang terjadi di antara dua pembalap Red Bull, Mark Webber dan Sebastian Vettel. Tapi konflik itu dipastikan padam karena keduanya sudah berdamai.

Meski menyudahi tahun 2010 dengan gelar juara dunia pembalap dan konstruktor, ada satu hal yang masih mengganjal di tubuh Red Bull. Apalagi kalau bukan konflik Webber dan Vettel tersebut.

Nyaris selama semusim ini Webber merasa dianaktirikan. Penyebabnya adalah ketika komponen sayap depan miliknya diberikan kepada Vettel di GP Inggris. Sebelum itu, situasi sudah panas saat keduanya bersenggolan di GP Turki.

Beruntunglah Red Bull karena konflik seperti ini sepertinya sudah coba dicegah untuk tidak mengapung tahun depan. Webber menjaminnya dengan mengatakan kalau relasinya dengan Vettel sudah baik lagi.

"Saya pikir, tidak terhindarkan bila Anda punya dua pembalap yang sama-sama ngotot seperti halnya kami," ujar Webber kepada BBC yang dikutip Planet F1.

"Orang-orang harus mengerti kalau hal ini cuma sekali terjadi dalam 10-15 tahun di mana Anda punya dua pembalap setim yang sama-sama ingin jadi juara dunia. Sudah sering melihat ada rival berebut gelar, tapi mereka yang berada dalam satu tim itu tidak biasa," imbuhnya.

Webber mengatakan kalau konflik yang terjadi antara dirinya dengan Vettel adalah pelajaran berharga buat tim yang relatif masih muda bila dibanding dengan tim-tim kawakan seperti Ferrari atau McLaren.

"Itu menjadi pelajaran berharga buat kami. Ada rasa sakit, tentu saja. Keberadaan dua persona yang kompetitif seperti kami, yang sama-sama mengejar sesuatu, pasti akan ada ketegangan," cetus pembalap Australia itu.

"Hubungan kami sekarang baik. Di akhirnya, menyenangkan bicara tentang hal-hal itu dan menyingkirkan beberapa hal. Sulit buat bicara dengan dekat selama musim ini di saat persaingat sedang panas," sambungnya.

"Sekarang, di musim dingin ini kami punya lebih banyak waktu buat mempersiapkan diri buat tahun depan dan bekerja lebih baik tanpa konflik," pungkas Webber.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : AFP/PORNCHAI KITTIWONGSAKUL

Jumat, 17 Desember 2010

Toro Rosso Rilis STR6 Awal Februari

Jakarta - Toro Rosso menjadi tim kedua F1 yang mengumumkan peluncuran mobil baru mereka. Toro Rosso akan memperkenalkan mobil STR6 kepada publik pada awal Februari 2011.

Seperti dilansir situs resmi F1, tim F1 yang berbasis di Faenza, Italia, ini akan memperkenalkan mobil baru STR6 dengan mesin Ferrari di sirkuit Ricardo Tormo, Valencia pada 1 Februari 2011. Hari tersebut merupakan hari pertama tes F1 musim 2011.

Peluncuran akan dilakukan di pit lane sebelum sesi tes berlangsung. Diharapkan 12 tim yang akan bertarung di musim 2011 bisa hadir dalam acara tersebut.

Hingga saat ini Toro Rosso belum mengumumkan line up pembalap mereka untuk musim 2011. Namun mereka diprediksi akan tetap memakai duet Sebastien Buemi dan Jaime Alguersuari. Sementara pembalap Australia Daniel Ricciardo kemungkinan akan menjadi test driver mereka musim depan.

Sebelumnya, tim Sauber telah lebih dulu mengumumkan tanggal rilis mobil baru mereka. Tim asal Swiss tersebut akan memperkenalkan mobil C30 mereka pada 31 Januari 2011, juga di Valencia. Sementara untuk line up pembalap, mereka dipastikan akan memakai jasa Kamui Kobayashi dan Sergio Perez.

Meylan Fredy Ismawan - detiksport
foto : Getty Images

Webber Tak Pernah Berniat Pergi

London - Hubungan Mark Webber dengan Red Bull tidak selalu berjalan mulus tahun ini. Walau begitu, Webber mengaku tidak pernah berpikir untuk hengkang dari tim yang ia bela itu.

Tidak mulusnya hubungan itu terlihat mulai naik ke permukaan di GP Turki, 30 Mei lalu. Saat itu, Webber bersenggolan dengan rekan setimnya, Sebastian Vettel. Ujungnya, Vettel gagal finis dan Webber masih bisa finis ketiga.

Konflik itu menajam di GP Inggris, 11 Juli. Webber marah ke Red Bull akibat memasang sayap depan mobilnya buat Vettel. Saat Webber menjuarai lomba, ia berucap di radio, "Tidak buruk untuk seorang pembalap kedua."

Meski sudah memperpanjang kontrak dengan Red Bull sejak Juni, konflik-konflik itu sempat membuat Webber menyesal dan dikabarkan sempat ingin hengkang. Benarkah?

"Saya sebenarnya tidak pernah berpikir untuk pergi ke tim lain," elak Webber dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live.

Webber sempat beberapa waktu unggul dari Vettel di klasemen pembalap, bahkan hingga sebelum balapan terakhir di Abu Dhabi. Namun Red Bull tetap enggan mengutamakan Webber dan, seperti sikap mereka sejak awal musim, membiarkan dua pembalapnya bertarung bebas. Hasil akhirnya, seperti kita tahu, Vettel-lah yang keluar sebagai kampiun sejagat.

"Saya tahu saya harus merampungkan urusan saya di sana. Seperti sudah saya bilang beberapa kali, saya dan tim belajar banyak tahun ini mengenai bagaimana caranya membalap secara konsisten dalam level tersebut," pungkas pembalap 34 tahun itu.

Sumber : Arya Perdhana - detiksport
foto : smh.com.au

'Terlalu Banyak Politik, Suzuki Kehilangan Spies'

Washington - Ben Spies dibesarkan oleh Suzuki. Namun kini pembalap berjuluk The Elbowz itu memperkuat tim lain. Spies mengatakan, terlalu banyak politik di tubuh Suzuki sehingga dia memutuskan pergi.

Spies mengawali karir balapannya di kejuaraan AMA Superstock di tahun 2002 dengan memperkuat tim Suzuki. Hingga tahun 2008, Spies berkiprah di berbagai ajang di AMA bersama Suzuki. Bahkan di tahun 2008 ia sempat menjajal MotoGP dengan mengendarai tim Suzuki GSV-R.

Hal ini mengindikasikan bahwa Spies merupakan kandidat kuat menjadi rider Suzuki di MotoGP. Meski begitu kenyataannya Spies hijrah ke Yamaha dan tampil di WSBK pada tahun 2009. Suzuki sendiri menggunakan jasa Loris Capirossi dan Chris Vermeulen di musim 2009.

Bersama Yamaha Spies menjadi juara WSBK 2009. Kemudian di tahun 2010 Spies menjalani musim penuh pertamanya di MotoGP bersama tim Tech 3 Yamaha. Pembalap asal Amerika Serikat itu mengakhiri musim di posisi keenam. Untuk musim 2011, Spies memperkuat tim pabrikan Yamaha di balapan motor kelas premier ini.

Seperti dikutip dari Racers-Republic, Spies menceritakan mengapa dia sampai "lepas" dari Suzuki. "Dengan Suzuki, banyak hal yang sangat berbeda terjadi. Saya ingin tetap bersama mereka. Mereka memiliki saya, dan saya memenangi tiga gealr AMA bersama Suzuki dan saya menjadi salah satu kandidat untuk MotoGP," kata Spies.

Masalah manajer pengganti Paul Denning menjadi hal yang membuat Spies akhirnya berpisah dengan Suzuki. "Terlalu banyak politik di Suzuki. Seharusnya saat ini Kevin Schwantz memimpin tim Suzuki MotoGP dan saya seharusnya membalap untuk mereka. Namun hal itu tidak terjadi," lugas Spies

"Saya pikir banyak keputusan buruk yang dibuat Suzuki, bukan hanya dari sudut pandang pembalap namun juga tim. Saya pikir tim Suzuki memiliki banyak potensi."

"Mereka memiliki mekanik yang luar bisa. Alvaro Bautista juga pembalap yang bagus. Namun dalam beberapa tahun terakhir, mereka tak mendapatkan hasil positif dan hal itu mengkhawatirkan. Saya menilai bahwa kondisi ini terjadi tak hanya terkait dengan balapan saja." 

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : motorcycle-usa.com

'Tanpa Rossi, Yamaha Mungkin Kesulitan'

Jakarta - Yamaha harus melakukan pengembangan khususnya terhadap mesin agar bisa melanjutkan dominasi mereka. Ketiadaan Valentino Rossi mungkin bisa menyulitkan Yamaha dalam mengembangkan mesin.

Dalam beberapa musim terakhir Yamaha mendominasi MotoGP. Sejak musim balapan 2004 , rider Yamaha lima kali menyabet gelar juara dunia. Untuk juara konstruktor, tahun ini merupakan kali ketiga secara berturut-turut pabrikan asal Jepang tersebut meraihnya.

Namun dominasi Yamaha ini bisa saja runtuh di musim mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Jerry Burgess. Mekanik andalan eks pembalap Yamaha Valentino Rossi itu berpendapat bahwa Yamaha mau tak mau harus melakukan pengembangan khususnya pada mesin.

"Jorge Lorenzo sebelumnya berkata bahwa bila dia tidak mendapatkan motor yang lebih cepat, maka musim depan bakal berjalan lebih sulit baginya," ujar Burgess dikutip dari Motorcycle News.

"Honda sudah bekerja dengan baik. Sementara kecepatan Ducati hanya beberapa kilometer lebih tinggi dari Yamaha, namun akselerasi Ducati lebih baik."

Burgess menilai kepergian Rossi, yang dikenal juga memiliki kemampuan dalam memahami faktor teknis, bisa mendatangkan kesulitan tersendiri bagi Yamaha dalam melakukan pengembangan.

"Mungkin ketiadaan Valentino untuk pertama kalinya bisa menjadi awal terganggunya proses pengembangan Yamaha," tutup dia.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
foto : pertapan.com

Selasa, 14 Desember 2010

Vietnam Bidik F1

Hanoi - Asia boleh jadi akan menambah satu negara lagi ke dalam kalendar balapan F1 di musim-musim mendatang. Adalah negara tetangga Indonesia di Asia Tenggara, Vietnam, yang kini sedang meretas jalan menggelar balapan F1.

Hans Geist, mantan manajer GP Austria dan Bahrain, telah mengajukan proposal proyek bernilai 150 juta dolar AS kepada kementerian perencanaan dan investasi terkait hal tersebut.

Proposal tersebut rencananya digunakan untuk pembangunan sirkuit yang nantinya berlokasi dekat Nha Trang, di propinsi Khanh Hoa, seperti dilansir vietnamvet.vn yang dikutip ESPN F1.

"Dinamika ekonomi dan potensi pariwisata Vietnam merupakan alasan yang bagus untuk membangun sebuah sirkuit di sini," nilai Geist.

Meski begitu, ia tidak memaparkan kapan kira-kira proposal tersebut bakal gol. Namun, dilaporkan kalau pembangunan lintasan akan membutuhkan waktu sekitar tiga tahun.

"F1 dengan lebih dari 200 rekan global akan menjadi jaminan komunikasi bisnis profesional untuk Vietnam dan pengakuan internasionalnya."

"Ini pastinya akan menstimulasi ekonomi, pariwisata dan infrastruktur Vietnam," terang Geist.

Musim depan, balapan F1 sendiri sudah bertambah satu seri dengan masuknya India sebagai tuan rumah.

Sumber : Kris Fathoni W - detiksport
Foto : Getty Images

Helm Rossi Dikumpulkan di Baju

Jakarta - Anda fans berat Valentino Rossi dan ingin punya sesuatu yang istimewa dari The Doctor? Produsen helm yang mensponsori dua, AGV, mengumpulkan disain helm dia, menaruhnya di baju, dan dijual untuk umum.

Seperti telah diketahui semua fans MotoGP, Rossi adalah figur nyentrik di lintasan balapan, mulai dari pembawaan, gaya, sampai pernak-pernik yang melekat di dirinya. Helm bercorak macam-macam adalah salah satunya.

AGV baru-baru ini membuat t-shirt bergambar 39 disain berbeda dari helm balapan yang pernah dikenakan Rossi dari 1995 sampai 2010. T-shirt unik itu diberi label Rossi's Legendary Helmets dan dijual melalui situs retail khusus barang-barang otosport, Grand Prix Legends.

Produk tersebut sudah bisa dipesan sejak hari Jumat (10/12) kemarin dan dibanderol 31,99 poundsterling atau sekitar Rp 456 ribu. Jika Anda ingin membelinya, bisa memesannya di situs Grand Prix Legends.

Sumber : Andi Abdullah Sururi - detiksport

Lorenzo Ancaman Terbesar Honda

Tokyo - Penampilan Jorge Lorenzo yang semakin menanjak bikin cemas tim Honda. Sang juara bertahan dinilai bakal menjadi rintangan terberat bagi mereka untuk meraih gelar juara di musim depan.

Tak dapat dipungkiri, Lorenzo kian mengukukuhkan diri sebagai salah satu pembalap papan atas MotoGP. Dari awalnya berkiprah di ajang balapan kelas premium tersebut, rider Yamaha asal Spanyol ini mampu tampi kian impresif.

Di debutnya dua tahun silam, Lorenzo tampil menawan dengan finis keempat. Setahun berikutnya, pembalap bernomor motor 99 ini langsung menjadi mampu jadi kompetitor utama Valentino Rossi dan akhirnya finis sebagai runner-up.

Sedangkan di 2010, Lorenzo berhasil mendominasi musim balapan dan memastikan gelar juara dunia untuk kali pertama. Ia juga membuat catatan gemilang lainnya yakni juara dengan rekor poin tertinggi (383 poin) juga tak pernah finis di luar posisi empat.

"Saya rasa Jorge akan menjadi ancaman terbesar kami (untuk meraih gelar)," ungkap direktur HRC Shuhei Nakamoto kepada Motorcyclenews.

Nakamoto memprediksi bahwa Rossi yang di musim depan membela Ducati akan tetap masuk sebagai pesaing. Kendati hasil tes bersama motor Desmosedici di Valencia November silam tak terlalu memuaskan hasilnya.

"Rossi tetaplah Rossi. Saya pikir Jorge, Valentino, Dani (Pedrosa) dan Casey (Stoner) akan menjadi empat pembalap terdepan kembali," tutup dia. 

Sumber : Okdwitya Karina Sari - detiksport
Foto : Getty Images

Kamis, 09 Desember 2010

MotoGP di Semenanjung Iberia 'Terancam'

Jakarta - MotoGP berencana mencari tempat baru sebagai venue balapan. Seri di Semenanjung Iberia menjadi "terancam". Negara mana saja yang masuk daftar incaran? 

Dorna selaku penyelenggara MotoGP punya rencana mencari tempat baru sebagai tempat digelarnya balapan. "Kami akan menjajaki negara baru," kata bos Dorna Carmelo Ezpeleta dikutip dari Autosport.
Soal negara mana saja yang diincar, Ezpeleta membiar bocoran. "Seluruh negara yang kita bicarakan berada di luar Eropa. Singapura tengah merancang sirkuit baru, India sudah membangung satu, Abu Dhabi juga menarik."

"Kami juga melakukan kontak dengan promotor di Amerika Serikat yang berencana membangun sirkuit di Texas di mana F1 juga diselenggarakan di sana ," tambah dia.

Bila rencana ini terealisasi, seri balapan di Semenanjung Iberia bakal menjadi 'korban'. "Sudah pasti kami tidak ingin ada lima seri di Semenanjung Iberia. Lima balapan yang digelar di Spanyol dan Portugal sudah terlalu banyak. Meski begitu saya juga berpendapat bahwa kami harus tetap menjaga akar kami di Eropa," tuntas Ezpeleta.

Di musim 2010 dan di kalender provisional 2011 Spanyol jadi tuan rumah untuk empat seri yakni Jerez, Catalunya, Aragon, dan Valencia, sementara Portugal satu.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Foto : MotoGP Catalunya 2010 (Getty Images)

Dovizioso: Stoner Tak Konsisten

Jakarta - Andrea Dovizioso mengakui bahwa Casey Stoner merupakan pembalap yang luar biasa. Meski begitu ada satu hal yang menjadi kelemahan Stoner, yakni inkonsistensi.

Musim depan Stoner akan memperkuat Honda. Ia akan bermitra dengan Dovizioso dan Dani Pedrosa. Seperti diberitakan sebelumnya, Pedrosa memberikan peringatan pada pembalap Australia itu agar jangan terbuai karena Honda masih belum oke benar di sektor mesin.

Kali ini giliran Dovizioso yang berkomentar soal Stoner. Pembalap Italia itu menilai bahwa sang juara dunia 2007 itu merupakan sosok yang hebat dan dia menghormatinya.

"Casey merupakan seseorang yang memiliki talenta luar biasa. Ketika Anda melihat dia membalap, maka Anda akan merasa keder karena dia membalap dengan sangat bertenaga," ujar Dovi seperti dikutip dari situs resmi MotoGP.

Meski begitu Dovizioso juga menilai masih ada kelemahan dalam diri Stoner. "Namun dia masih inkonsisten, atau setidaknya ketika dia masih bersama Ducati, yang merupakan motor jenis tertentu. Kadang dia jatuh, kadang dia menang. Mari kita lihat saja bagaimana penampilan dia bersama Honda," tandas rider kelahiran 23 Maret 1986 itu.

Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Foto : Getty Images