Nasib sial menimpa bos Formula 1, Bernie Ecclestone, pada Rabu (24/11/2010) malam. Orang nomor satu di arena balapan "jet darat" tersebut dirampok di pusat kota London dan mengalami cedera pada bagian kepala.
Penyerangan itu terjadi di luar Knighsbridge, kantor perusahaan pemegang saham Formula 1. Waktu itu, pria berusia 80 tahun tersebut, bersama kekasihnya, Fabiana Flosi, didatangi oleh empat laki-laki yang langsung melakukan penyerangan.
Para penyerang itu menendang dan menonjok Ecclestone sebelum melarikan diri dengan membawa sejumlah harta. Menurut laporan berbagai media, para penyerang itu membawa kabur sejumlah perhiasan yang bernilai sekitar 200.000 poundsterling (sekitar Rp 2,81 miliar).
Sebuah pernyataan dari polisi menunjukkan, Ecclestone langsung dibawa ke rumah sakit di London barat untuk mendapatkan perawatan. Setelah itu, bos komersial F1 tersebut langsung diperbolehkan untuk pulang.
"Tak ada laporan lain tentang cedera," menurut pernyataan polisi tersebut. "Barang-barang yang dicuri itu diyakini merupakan sejumlah perhiasan."
Penyerangan itu terjadi di luar Knighsbridge, kantor perusahaan pemegang saham Formula 1. Waktu itu, pria berusia 80 tahun tersebut, bersama kekasihnya, Fabiana Flosi, didatangi oleh empat laki-laki yang langsung melakukan penyerangan.
Para penyerang itu menendang dan menonjok Ecclestone sebelum melarikan diri dengan membawa sejumlah harta. Menurut laporan berbagai media, para penyerang itu membawa kabur sejumlah perhiasan yang bernilai sekitar 200.000 poundsterling (sekitar Rp 2,81 miliar).
Sebuah pernyataan dari polisi menunjukkan, Ecclestone langsung dibawa ke rumah sakit di London barat untuk mendapatkan perawatan. Setelah itu, bos komersial F1 tersebut langsung diperbolehkan untuk pulang.
"Tak ada laporan lain tentang cedera," menurut pernyataan polisi tersebut. "Barang-barang yang dicuri itu diyakini merupakan sejumlah perhiasan."
Sumber : Kompas.com
Foto : Vecernji

Tidak ada komentar:
Posting Komentar