Jakarta - Sebuah kejadian buruk hampir saja dialami Jenson Button. Pembalap McLaren itu selamat dari serangan dari sekelompok bersenjata yang diduga berniat merampok. Bagaimana ceritanya?
Kejadian itu dialami Button menjelang balapan GP Brasil, Sabtu (6/11) waktu setempat. Saat itu ia bersama sejumlah orang lainnya termasuk sang ayah, John berada di dalam sebuah mobil hendak meninggalkan area Sirkuit Interlagos.
Namun sekelompok orang yang dibekali senjata tiba-tiba mendekati mobil yang ditumpangi Button. Beruntung, mereka dapat lolos dan tidak terluka sedikit pun.
"Pada sabtu malam ketika kami hendak pulang dari Sirkuit Interlagos ke Morumbi, sekelompok penyerang bersenjata melakukan percobaan untuk mendekati mobil yang mengangkut Jenson Button," tulis pernyataan McLaren di situs resminya yang dilansir Autosport. "Jenson dan para penumpang lain di mobil itu tidak terluka."
Brasil dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kriminalitas tinggi. Sebagai langkah pengamanan, tim mengaku telah meminta bantuan polisi untuk terus mengawal dua pembalapnya itu. Seperti yang dilakukan polisi yang menyetir mobil yang ditumpangi Button.
"Vodafon McLaren Mercedes sudah menyediakan baik Jenson dan Lewis Hamilton dengan kendaraan lapis baja yang disupiri polisi yang terlatih menggunakan teknik menghindar dan mereka juga dipersenjatai," lanjut pengumuman itu.
"Polisi yang menyupiri mobil Button bereaksi cepat dan menggunakan teknik mengindar, menerobos lalu lintas dan langsung menghindarkan Jenson dan penumpang lain dari bahaya dan kembali ke hotel."
Kejadian itu dialami Button menjelang balapan GP Brasil, Sabtu (6/11) waktu setempat. Saat itu ia bersama sejumlah orang lainnya termasuk sang ayah, John berada di dalam sebuah mobil hendak meninggalkan area Sirkuit Interlagos.
Namun sekelompok orang yang dibekali senjata tiba-tiba mendekati mobil yang ditumpangi Button. Beruntung, mereka dapat lolos dan tidak terluka sedikit pun.
"Pada sabtu malam ketika kami hendak pulang dari Sirkuit Interlagos ke Morumbi, sekelompok penyerang bersenjata melakukan percobaan untuk mendekati mobil yang mengangkut Jenson Button," tulis pernyataan McLaren di situs resminya yang dilansir Autosport. "Jenson dan para penumpang lain di mobil itu tidak terluka."
Brasil dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat kriminalitas tinggi. Sebagai langkah pengamanan, tim mengaku telah meminta bantuan polisi untuk terus mengawal dua pembalapnya itu. Seperti yang dilakukan polisi yang menyetir mobil yang ditumpangi Button.
"Vodafon McLaren Mercedes sudah menyediakan baik Jenson dan Lewis Hamilton dengan kendaraan lapis baja yang disupiri polisi yang terlatih menggunakan teknik menghindar dan mereka juga dipersenjatai," lanjut pengumuman itu.
"Polisi yang menyupiri mobil Button bereaksi cepat dan menggunakan teknik mengindar, menerobos lalu lintas dan langsung menghindarkan Jenson dan penumpang lain dari bahaya dan kembali ke hotel."
Sumber : Okdwitya Karina Sari – detiksport
Foto : Reuters

Tidak ada komentar:
Posting Komentar