Berlin - Red Bull mengatakan bahwa Sebastian Vettel punya mimpi memperkuat Ferrari. Meski begitu kemungkinan bahwa juara dunia 2010 itu bergabung tim Kuda Jingkrak sangat kecil.
Akhir pekan lalu, Vettel mengatakan bahwa ada dua tim yang merupakan tim yang merupakan "masa lalu, masa kini, dan juga masa depan Formula 1". Pembalap Jerman itu menyebut Ferrari dan Mercedes sebagai tim yang masuk dalam kategori tersebut.
Tidak ada nama Red Bull yang disebut oleh Vettel. Pihak "Banteng Merah" pun mengakui bahwa pembalap berjuluk Baby Schumi itu punya keinginan untuk memperkuat Ferrari.
Konsultan Red Bull Dr. Helmut Marko menilai bahwa kecil kemungkinan tim asal Italia itu merekrut Vettel. Hal ini terkait dengan kebijakan Ferrari yang, meski itu kadang tak diungkapkan tim Kuda Jingkrak secara terang-terangan, dalam kurun waktu satu dekade terakhir yang menggunakan sistem pembalap pertama dan kedua.
"Kami semua paham seperti apa sensitifitas politik di Ferrari. Sementara itu Vettel membutuhkan tim yang tidak menodongkan pisau di punggung Anda ketika masalah terjadi," ujar Marko dikutip dari Motorsport.
"Vettel sendiri menunjukkan kepada kami soal seperti apa kenyamanan yang dia inginkan," tuntas Marko.
Akhir pekan lalu, Vettel mengatakan bahwa ada dua tim yang merupakan tim yang merupakan "masa lalu, masa kini, dan juga masa depan Formula 1". Pembalap Jerman itu menyebut Ferrari dan Mercedes sebagai tim yang masuk dalam kategori tersebut.
Tidak ada nama Red Bull yang disebut oleh Vettel. Pihak "Banteng Merah" pun mengakui bahwa pembalap berjuluk Baby Schumi itu punya keinginan untuk memperkuat Ferrari.
Konsultan Red Bull Dr. Helmut Marko menilai bahwa kecil kemungkinan tim asal Italia itu merekrut Vettel. Hal ini terkait dengan kebijakan Ferrari yang, meski itu kadang tak diungkapkan tim Kuda Jingkrak secara terang-terangan, dalam kurun waktu satu dekade terakhir yang menggunakan sistem pembalap pertama dan kedua.
"Kami semua paham seperti apa sensitifitas politik di Ferrari. Sementara itu Vettel membutuhkan tim yang tidak menodongkan pisau di punggung Anda ketika masalah terjadi," ujar Marko dikutip dari Motorsport.
"Vettel sendiri menunjukkan kepada kami soal seperti apa kenyamanan yang dia inginkan," tuntas Marko.
Sumber : Narayana Mahendra Prastya - detiksport
Foto : Reuters

Tidak ada komentar:
Posting Komentar