Roma - Kondisi Robert Kubica usai mengalami kecelakaan dalam sebuah reli dilaporkan terus membaik. Pembalap Polandia itu bahkan sudah bisa menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jarinya.
Setelah menjalani tiga kali operas, Kubica saat ini sedang menjalani fase penyembuhan. Kondisinya diawasi terus oleh dokter tim Renault, dokter Riccardo Ceccarelli.
"Robert terus membaik hari demi hari," ungkap Ceccarrelli kepada situs resmi Renault seperti yang dikutip Auto 123 Racing.
Dokter Ceccarelli mengabarkan bahwa fisioterapi yang dijalani Kubica terus dilakukan. Hasilnya, Kubica kini sudah bisa menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jari di tangan kanannya.
Untuk kondisi mental, Ceccarelli menyebut bahwa kondisi psikis Kubica masih 'naik-turun', tetapi pria Polandia berusia 27 tahun itu berusaha keras untuk memulihkan diri.
Akibat kecelakaan parah tersebut, Kubica terancam absen selama setahun. Ceccarelli mengaku sulit memprediksi kapan Kubica bisa pulih dan membalap lagi.
"Tidak ada seorang pun yang tahu kapan dia akan siap," kata Ceccarelli.
"Kita semua tahu kalau pemulihannya akan butuh waktu lama, tetapi kami tidak tahu seberapa lama. Kami melihat perkembangannya hari demi hari, tapi kami tidak bisa memprediksi," pungkas sang dokter.
Setelah menjalani tiga kali operas, Kubica saat ini sedang menjalani fase penyembuhan. Kondisinya diawasi terus oleh dokter tim Renault, dokter Riccardo Ceccarelli.
"Robert terus membaik hari demi hari," ungkap Ceccarrelli kepada situs resmi Renault seperti yang dikutip Auto 123 Racing.
Dokter Ceccarelli mengabarkan bahwa fisioterapi yang dijalani Kubica terus dilakukan. Hasilnya, Kubica kini sudah bisa menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jari di tangan kanannya.
Untuk kondisi mental, Ceccarelli menyebut bahwa kondisi psikis Kubica masih 'naik-turun', tetapi pria Polandia berusia 27 tahun itu berusaha keras untuk memulihkan diri.
Akibat kecelakaan parah tersebut, Kubica terancam absen selama setahun. Ceccarelli mengaku sulit memprediksi kapan Kubica bisa pulih dan membalap lagi.
"Tidak ada seorang pun yang tahu kapan dia akan siap," kata Ceccarelli.
"Kita semua tahu kalau pemulihannya akan butuh waktu lama, tetapi kami tidak tahu seberapa lama. Kami melihat perkembangannya hari demi hari, tapi kami tidak bisa memprediksi," pungkas sang dokter.
foto : AFP/Jose Jordan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar