GP Korsel, yang merupakan seri ke-17 dari 19 balapan Formula 1 musi ini, dijadwalkan dihelat pada 24 Oktober. Dengan pengerjaan yang dikebut dalam satu tahun terakhir, mereka nyaris tidak memenuhi syarat dari FIA.
Akan tetapi, setelah inspeksi terakhir hari Senin (11/10/2010) kemarin, termasuk mengecek hasil pengaspalan lintasan minggu lalu, Korean International Circuit dinyatakan bisa melanjutkan agendanya. Demikian dilaporkan Reuters hari Selasa (12/11) pagi.
Pembatalan GP Korsel bisa membawa pengaruh besar pada kompetisi karena saat ini pertarungan di antara lima pembalap untuk memperebutkan gelar juara masih ketat. Selain Korsel, sisa balapan ada di Brasil dan Abu Dhabi.
Korsel baru pertama kali menghajat lomba jet darat, sehingga diperkirakan balapan di antara Mark Webber, Fernando Alonso, Sebastian Vettel, Lewis Hamilton dan Jenson Button akan sangat menarik.
Korean International Circuit dirancang oleh disainer spesialis sirkuit asal Jerman, Hermann Tilke. Sirkuit tersebut berada di kota Yeongnam, sekitar empat jam dari ibukota Seoul. Panjang lintasan 5,62 kilometer, dan pembangunannya menghabiskan dana 264 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun.
Korea Selatan menjadikan momentum menjadi salah satu tuan rumah GP Formula 1 untuk meningkatkan citra mereka sebagai salah satu produsen mobil besar di dunia. Negeri Ginseng tercatat sebagai salah satu negara yang paling cepat pertumbuhannya di pasar ekspor mobil.
Akan tetapi, setelah inspeksi terakhir hari Senin (11/10/2010) kemarin, termasuk mengecek hasil pengaspalan lintasan minggu lalu, Korean International Circuit dinyatakan bisa melanjutkan agendanya. Demikian dilaporkan Reuters hari Selasa (12/11) pagi.
Pembatalan GP Korsel bisa membawa pengaruh besar pada kompetisi karena saat ini pertarungan di antara lima pembalap untuk memperebutkan gelar juara masih ketat. Selain Korsel, sisa balapan ada di Brasil dan Abu Dhabi.
Korsel baru pertama kali menghajat lomba jet darat, sehingga diperkirakan balapan di antara Mark Webber, Fernando Alonso, Sebastian Vettel, Lewis Hamilton dan Jenson Button akan sangat menarik.
Korean International Circuit dirancang oleh disainer spesialis sirkuit asal Jerman, Hermann Tilke. Sirkuit tersebut berada di kota Yeongnam, sekitar empat jam dari ibukota Seoul. Panjang lintasan 5,62 kilometer, dan pembangunannya menghabiskan dana 264 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,3 triliun.
Korea Selatan menjadikan momentum menjadi salah satu tuan rumah GP Formula 1 untuk meningkatkan citra mereka sebagai salah satu produsen mobil besar di dunia. Negeri Ginseng tercatat sebagai salah satu negara yang paling cepat pertumbuhannya di pasar ekspor mobil.
Sumber : Detiksport
Foto : Korean International Circuit (REUTERS)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar